Akibat Bloklade Militer Saudi, Anak-anak Yaman Meregang Nyawa
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i37498-akibat_bloklade_militer_saudi_anak_anak_yaman_meregang_nyawa
Kelanjutan agresi militer Arab Saudi dan sekutunya ke Yaman dan blokade darat, laut dan udara terhadap negara ini telah menyebabkan setiap 10 menit, anak balita di Yaman meninggal dunia akibat penyakit mematikan
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
May 12, 2017 11:30 Asia/Jakarta
  • Anak-anak Yaman Terjangkit Kolera
    Anak-anak Yaman Terjangkit Kolera

Kelanjutan agresi militer Arab Saudi dan sekutunya ke Yaman dan blokade darat, laut dan udara terhadap negara ini telah menyebabkan setiap 10 menit, anak balita di Yaman meninggal dunia akibat penyakit mematikan

Menurut laporan situs al-Ahed Lebanon, kelanjutan serangan udara ke berbagai infrastruktur dan pusat-pusat kesehatan Yaman dan blokade penuh terhadap negara Arab ini telah menyebabkan menyebarnya penyakit seperti kolera dan penyakit mematikan lainnya di antara anak-anak Yaman terutama anak balita.

Agresi militer ke Yaman dan blokade penuh terhadap negara ini juga telah menyebabkan pelayanan kesehatan dan pengobatan menghadapi krisis serius.

Organisasi Kesehatan Dunia baru-baru ini mengumumkan bahwa penyakit kolera di Yaman kembali menyebar dan sedikitnya 34 orang tewas setelah terjangkit penyakit ini.

Penyakit kolera adalah penyakit infeksi saluran usus bersifat akut yang disebabkan oleh bakteri Vibrio cholerae. Bakteri ini masuk kedalam tubuh seseorang melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi.

Jika tidak segera memperoleh perawatan, penderita penyakit kolera akan meninggal dunia hanya beberapa jam setelah terjangkit.

Mohamed al-Asadi, juru bicara Dana Anak PBB (UNICEF) untuk Yaman mengatakan, selama 12 hari lalu dilaporkan adanya 82 kasus terkait kolera di Yaman, di mana setengah dari penderitanya adalah anak-anak.

Menurutnya, penyakit kolera telah menyebar di 13 provinsi di Yaman dan memerlukan penanganan segera mungkin.

Invasi militer Arab Saudi yang mendapat lampu hijau dari Amerika Serikat dimulai dari bulan Maret 2015 dan telah merenggut lebih dari 11.000 orang. Agresi ini juga telah menghancurkan insfrastruktur penting Yaman terutama rumah sakit, pusat-pusat pengobatan dan kesehatan.

Menurut PBB, lebih dari 307 tangki penyimpanan air, jaringan air dan ratusan sumur hancur akibat serangan militer Arab Saudi selama dua tahun terakhir.

Disebutkan pula bahwa lebih dari 85 persen penduduk Yaman kekurangan air untuk diminum dan keperluan mandi.

Sementara itu, Human Rights Watch (HRW) dalam laporannya pekan ini menyebutkan tentang intervensi langsung AS dalam serangan militer ke Yaman dan penggunaan bom-bom negara itu yang dijatuhkan ke sumur-sumur air di distrik Arhab, utara Sanaa, ibukota Yaman. (RA)