Yaman: Kemenangan Lebanon Buah dari Persatuan Semua Front Perlawanan
-
Ansarullah Yaman
Pars Today - Hizbullah berhasil memaksakan gencatan senjata ke Israel, sebuah kemenangan historis yang lahir dari kohesi poros perlawanan, bukan kerja sama dengan penjajah.
"Kemenangan Bersejarah"
Biro Politik Gerakan Ansarallah Yaman menyebut pemberlakuan gencatan senjata terhadap rezim Zionis sebagai kemenangan historis Hizbullah dan Lebanon atas musuh Zionis. Dalam pernyataannya, Ansarallah menegaskan bahwa pencapaian ini adalah buah dari persatuan semua front.
"Kemenangan ini kami persembahkan kepada para pejuang Hizbullah dan rakyat Lebanon," tulis pernyataan tersebut, seraya menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari ketahanan heroik yang mengakibatkan kekalahan telak militer Israel dan kegagalannya mencapai tujuan-tujuan yang dideklarasikan.
"Hegemoni Militer Israel Hancur"
Kantor Politik Ansarallah menekankan bahwa kewibawaan militer Israel telah hancur oleh pukulan-pukulan para pejuang perlawanan Islam. Kerugian besar yang diderita musuh pada akhirnya memaksanya untuk menyerah dan menerima gencatan senjata di Lebanon.
"Ini adalah buah besar dari strategi persatuan Front Perlawanan, yang membentang dari Palestina, Iran, Lebanon, Yaman, hingga Irak," tegas pernyataan itu.
"Perlawanan Membuktikan Diri, Menyerah Hanya Menghadirkan Kehinaan"
Ansarallah menegaskan bahwa babak konflik ini sekali lagi membuktikan kebenaran opsi perlawanan. Sebaliknya, opsi penyerahan hanya akan berujung pada kerugian dan penghinaan.
Gerakan ini juga mengapresiasi kesabaran dan pengorbanan besar rakyat Lebanon serta dukungan mereka, yang menjadi pilar utama kemenangan.
Gencatan Senjata Dimulai
Gencatan senjata antara Lebanon dan rezim Zionis mulai berlaku pada dini hari Jumat waktu Beirut. Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata selama 10 hari, yang mulai berlaku pukul 00.30 dini hari Jumat waktu Tehran (atau pukul 17.00 Kamis waktu AS bagian timur).
Sejak jam-jam pertama gencatan senjata, media yang berafiliasi dengan Poros Perlawanan, mengutip sumber-sumber terpercaya, melaporkan bahwa tuntutan strategis Iran, tentang keterhubungan front-front perlawanan dan penolakan terhadap gencatan senjata terpisah untuk Lebanon, secara praktis telah diakui oleh Washington dan Tel Aviv.
Arti Penting bagi Poros Perlawanan
Dari awal, Iran bersikeras bahwa setiap gencatan senjata di kawasan harus mengarah pada penghentian total perang di Lebanon. Kini, terwujudnya gencatan senjata tanpa perlawanan mundur merupakan pencapaian strategis bagi poros perlawanan dan kekalahan lain bagi kabinet Netanyahu.
Apapu itu, gencatan senjata di Lebanon bukan hadiah dari Washington. Ia dipaksakan oleh medan pertempuran, oleh kohesi front perlawanan yang tidak bisa dipecah belah.
Yaman, Iran, Lebanon, Palestina, mereka berperang tidak sendiri. Mereka menang tidak sendiri.
Inilah arti "persatuan front". Bukan slogan. Namun strategi yang bekerja.(sl)