Ratusan Mahasiswa Arab Saudi Bergabung dengan Daesh
-
Daesh
Institute for Gulf Affairs mengumumkan bahwa ratusan mahasiswa Arab Saudi yang menerima beasiswa dan belajar di Amerika, telah bergabung dengan Daesh dan kelompok teroris lainnya dalam tiga tahun terakhir.
Dalam sebuah laporan pada hari Minggu (4/6/2017), Institute for Gulf Affairs menulis, 400 mahasiswa dari Arab Saudi dan beberapa dari Kuwait telah meninggalkan bangku kuliah mereka di Amerika sejak tahun 2014, dan kemudian bergabung dengan Daesh di Suriah dan Irak.
Laporan tersebut juga menyertakan nama dan foto para mahasiswa Saudi dan Kuwait.
Diyakini bahwa sejak serangan 11 September, sebanyak 15.000 warga Saudi telah bergabung dengan kelompok teroris seperti Daesh (ISIS), Al Qaeda dan sejenisnya untuk memasuki medan perang Irak, Suriah, Yaman, Mesir, Libya, Lebanon, Kuwait dan Afganistan.
Selain itu, warga negara Saudi membentuk kelompok sukarelawan asing terbesar untuk Daesh.
Laporan itu juga mencatat bahwa pejabat keamanan AS menutup mata atas kasus tersebut, kemungkinan karena hubungan erat Washington dan Riyadh.
Menurut Institute for Gulf Affairs, beberapa pejabat tinggi Saudi tahu warga mereka berafiliasi dengan Daesh.
Khaled Abdul Rahman Al Dayeh, sekretaris pertama di Kedutaan Saudi di Washington, Menteri Dalam Negeri Saudi Mohammed Naif Al Saud, Menteri Luar Negeri Adel Al Jubeir, Noura Al Nafisi, Direktur Departemen Kebudayaan dan Sosial di Misi Budaya Saudi di Washington, mengetahui kabar kepergian para mahasiswa tersebut. (RM)