Lebanon: Tujuan Serangan Teror di Tehran Sebarkan Fitnah
-
Aksi Teror di Tehran
Departemen Luar Negeri Lebanon seraya mengutuk serangan teror di Tehran menilai tujuan dari aksi ini adalah menciptakan fitnah antara Iran dan negara-negara regional.
Seperti di laporkan IRNA, Deplu Lebanon Rabu (7/6) malam seraya merilis statemen mengisyaratkan serangan teror di Tehran dan menyatakan, serangan ini menguak sisi kejahatan dan keburukan ideologi teroris Takfiri. Deplu Lebanon juga menekankan dukungan dan solidaritas penuh negara ini dengan Republik Islam Iran dalam melawan serangan teror.
Tehran pada 7 Juni 2017 menyaksikan dua serangan teror di komplek makam Imam Khomeini dan gedung parlemen. Drama serangan teror ini akhirnya berakhir berkat kesigapan aparat keamanan dan terbunuhnya para pelaku. Di dua serangan teror ini sebanyak 13 warga Iran gugur dan 43 lainnya luka-luka.
Deplu Lebanon juga menjelaskan, Beirut senantiasa menanggung banyak kesulitan akibat terorisme, oleh karena itu, Lebanon meminta masyarakat internasional bersatu mengalahkan terorisme dan menghancurkan akar ideologi dan sumber finansialnya serta menghindari sikap tebang piling dalam kasus ini.
Sementara itu, Walid Jumblatt, elit politik Lebanon di pesannya kepada Rabhar dan presiden Iran mengutuk dua serangan teror ke kompleks makam Imam Khomeini dan gedung parlemen Iran. (MF)