Menhan Qatar: Iran Buka Ruang Bernafas Bagi Qatar
-
Khalid bin Mohammed Al Attiyah
Menteri Pertahanan Qatar mengatakan, pasca penjatuhan sanksi oleh empat negara Arab, Republik Islam Iran membuka zona udaranya bagi jalur penerbangan Qatar dan memberikan ruang bernafas pertama bagi Doha.
IRNA, Selasa (25/7) melaporkan, Khalid bin Mohammed Al Attiyah, Menhan Qatar menuturkan, selain membuka zona udaranya untuk penerbangan Qatar, Iran juga memasok sebagian kebutuhan makanan Doha.
Menhan Qatar menyebut Iran sebagai tetangga dan mitra Doha di sumur gas utara negara itu.
Ia menuturkan, kemitraan dan hubungan bertetangga ini, di samping niat baik dua negara, mendorong Doha untuk menjalin kerja sama dengan Tehran.
Al Attiyah menerangkan, jika Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab dan Bahrain tidak mengakhiri embargonya terhadap Qatar, Doha akan menempuh jalur hukum internasional.
Keempat negara tersebut, hari ini, Selasa (25/7) memasukkan sejumlah lembaga dan individu ke dalam daftar yang dituduh terkait dengan kelompok-kelompok teroris dukungan Qatar.
Saudi, UEA, Bahrain dan Mesir pada 5 Juni lalu menuduh Qatar mendukung terorisme dan memutuskan hubungan diplomatik dengan Doha, bersamaan dengan itu, kelima negara Arab tersebut menutup perbatasan darat, udara dan lautnya bagi Qatar. (HS)