Hizbullah: Bentrokan Berlanjut di Bint Jbeil
-
Serangan drone dan artileri Hizbullah ke posisi-posisi rezim Zionis
Pars Today - Dalam kelanjutan konflik di Lebanon selatan, Hizbullah melaporkan telah melakukan serangan drone dan artileri terhadap posisi-posisi rezim Zionis.
Melaporkan dari Pars Today, Jumat, 24 April 2026, Gerakan Hizbullah Lebanon mengumumkan bahwa mereka telah menargetkan perkumpulan tentara musuh Israel di kota Bint Jbeil, Lebanon selatan, dengan peluru artileri.
Gerakan ini juga menyatakan bahwa mereka menargetkan buldoser tentara Israel yang sedang menghancurkan rumah-rumah di kota Rashaaf, Lebanon selatan, menggunakan drone bunuh diri.
Sementara itu, media-media Israel melaporkan pencegat sejumlah rudal yang diluncurkan di langit kota Shtula di wilayah Galilee Atas, utara Wilayah Pendudukan.
Menurut klaim media Israel, tiga rudal yang ditembakkan dari Lebanon menuju Galilee Atas berhasil dicegat, sementara dua rudal lainnya jatuh di area terbuka.
Hizbullah terus menggempur. Bint Jbeil kembali menjadi pusat perlawanan. Artileri dan drone digunakan untuk mengusir tentara Israel yang berusaha menduduki kota.
Apakah Israel mampu mempertahankan perang di dua front (Gaza dan Lebanon) tanpa menguras habis sumber dayanya? Atau akankah tekanan domestik memaksa mereka meredakan ketegangan di salah satu front?