Trump Ciptakan Batu Sandungan di Jalur Diplomasi
-
Donald Trump
Pars Today – Sementara Pakistan berupaya untuk memulai putaran kedua negosiasi, desakan Trump untuk melanjutkan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran telah menyebabkan proses negosiasi menemui jalan buntu.
Koresponden Al Mayadeen di Islamabad, ibu kota Pakistan, menegaskan bahwa Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, dengan melanjutkan "blokade laut" dan mengubah tujuan perangnya, sedang membuat batu sandungan dalam jalur negosiasi dengan Iran.
Koresponden Al Mayadeen melaporkan Kamis (23/4/2026) bahwa situasi saat ini telah kembali seperti kondisi sebelum gencatan senjata (8 April lalu), dengan perbedaan bahwa posisi pihak Amerika kini disertai dengan ketegangan dan kekerasan baru.
Berdasarkan laporan ini, Pakistan sebagai pihak mediator berkeyakinan bahwa negosiasi Iran dan Amerika Serikat akan terus berlangsung selama kedua pihak masih memiliki keinginan untuk berdialog.
Upaya Pakistan untuk memulai putaran kedua negosiasi Iran dan Amerika Serikat pada pekan ini masih terus berlanjut. Koresponden Al Mayadeen kemarin juga melaporkan bahwa "mengakhiri blokade laut Amerika Serikat terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran adalah kunci untuk memulai segala bentuk negosiasi dengan Iran."
Iran bersikeras bahwa mereka hanya akan hadir di Islamabad untuk memulai putaran baru negosiasi setelah tenggat waktu gencatan senjata dua minggu berakhir, dengan syarat Trump menyatakan penarikannya dari "blokade laut."
Sementara itu, Trump pada Selasa malam lalu secara sepihak memperpanjang gencatan senjata. Gedung Putih juga mengumumkan bahwa Trump "belum menetapkan tenggat waktu akhir bagi Iran untuk mengajukan proposal guna mengakhiri perang." (MF)