PM Kanada: Kami Tak Terima Perintah dari AS
-
Perdana Menteri Kanada Mark Carney
Pars Today - Perdana Menteri Kanada menyatakan bahwa Ottawa tidak akan mundur dalam negosiasi perdagangan melawan Amerika Serikat.
Melaporkan dari ParsToday, Jumat, 24 April 2026, Mark Carney menolak laporan bahwa Kanada akan menyerah kepada AS dalam negosiasi perdagangan. "Kami tidak akan mundur dalam negosiasi ini, dan kami tidak menerima perintah dari Amerika Serikat," katanya kepada wartawan.
Carney menegaskan bahwa tarif 50 persen AS pada baja dan aluminium Kanada, tarif 25 persen pada mobil, dan semua tarif pada produk kehutanan bersifat merugikan dan melanggar hukum internasional.
Ia menyatakan kesiapan untuk berdialog dengan AS guna menyelesaikan "beberapa masalah perdagangan," seraya menambahkan bahwa beberapa isu sedang "dalam proses peninjauan."
Kanada, sekutu terdekat AS sekalipun, mulai angkat bicara. "Kami tidak terima perintah", pernyataan ini bukan hanya tentang baja dan aluminium. Ini adalah deklarasi bahwa era di mana AS bisa semena-mena mengenakan tarifi tanpa perlawanan sudah berakhir.
Apakah Washington akan merespons dengan sikap hormat, atau akan semakin keras, berisiko mengubah sekutu menjadi lawan?(sl)