Ratusan Ribu Warga Yaman Berdemo di Sanaa Mengecam Saudi
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i43312-ratusan_ribu_warga_yaman_berdemo_di_sanaa_mengecam_saudi
Ratusan ribu warga Yaman turun ke jalan-jalan di Sanaa meluapkan kemarahan mereka atas serangan udara Saudi baru-baru ini, yang menghantam sebuah hotel di utara ibukota tersebut dan merenggut nyawa hampir 50 warga sipil.
(last modified 2026-07-29T04:05:44+00:00 )
Aug 24, 2017 15:32 Asia/Jakarta
  • Demonstrasi anti-Saudi di Sanaa
    Demonstrasi anti-Saudi di Sanaa

Ratusan ribu warga Yaman turun ke jalan-jalan di Sanaa meluapkan kemarahan mereka atas serangan udara Saudi baru-baru ini, yang menghantam sebuah hotel di utara ibukota tersebut dan merenggut nyawa hampir 50 warga sipil.

Pada Kamis (24/8/2017), para demonstran berkonsentrasi di ibukota bundaran Sabaeen untuk mendukung mantan presiden, Ali Abdullah Saleh, yang telah bergabung dengan gerakan Houthi Ansarullah dalam membela negara tersebut melawan agresi Saudi.

Para demonstran yang datang dari berbagai provinsi di seluruh negeri ke ibu kota itu dalam rangka memperingati 35 tahun berdirinya Partai Kongres Rakyat Nasional pimpinan Abdullah Saleh.

Demonstrasi serupa juga digelar berberapa titik di ibukota oleh para pendukung Ansarullah.

Demonstrasi tersebut berlangsung sehari setelah jet tempur Riyadh menarget sebuah hotel di distrik Arhab di Provinsi Sanaa, menewaskan dan melukai puluhan warga sipil.

Menurut data yang dirilis pada Rabu malam (23/8/2017) oleh Komunitas Bulan Sabit Merah Yaman, tim penyelamat telah mengeluarkan 48 jenazah yang dapat diidentifikasi dari puing-puing hotel. Korban tewas diperkirakan akan meningkat sementara proses pencarian terus berlanjut.

Para demonstran juga mengecam agresi brutal Saudi serta blokade Riyadh yang telah menyebabkan kekurangan makanan dan obat-obatan serta menciptakan epidemi yang menyebar cepat.

Pada hari Senin, Ali Abdullah Saleh menyatakan tekadnya untuk melanjutkan kerjasama dengan gerakan Houthi Ansarullah dalam melawan agresi yang dipimpin Saudi.

Saleh juga mengatakan bahwa Arab Saudi telah menyerang kedaulatan dan independensi Yaman dengan kampanye militernya, dan bahwa Yaman tidak akan menyerah atau menerima instruksi dari pihak manapun.(MZ)