Defisit Anggaran, Arab Saudi Kuras Cadangan Devisa
-
Riyal Saudi
Laporan Bank Sentral Arab Saudi menunjukkan berlanjutnya proses penurunan cadangan devisa negara ini dan untuk menutupi defisit anggaran yang dialaminya, terpaksa menguras cadangan devisanya dalam jumlah besar.
Menurut laporan IRIB, Jumat (25/8), sesuai dengan pengumuman Bank Sentral Arab Saudi hari Kamis (24/8), cadangan devisa negara ini bulan Juli mengalami pengurangan 6 miliar, 300 juta dolar bila dibandingkan bulan Juni lalu menjadi 487 miliar dolar. Angka ini merupakan yang terendah sejak tahun 2011.
Cadangan devisa Arab Saudi dibandingkan tahun lalu mengalami penurunan 12,8 persen.
Riyadh mulai melakukan penarikan cadangan devisanya sejak akhir tahun 2014 dan angka cadangan devisa negara yang tercatat pada bulan Agustus 2014 adalah 737 miliar dolar mengalami penurunan tajam.
Pemerintah Arab Saudi pada bulan Juli menerbitkan surat utang seharga 17 milar riyal Saudi guna menutup defisit anggaran dan mengumumkan tengah berusaha menutupi defisit anggara dengan menerbitkan surat utang ketimbang melakukan penarikan dari cadangan devisa.
Sebelumnya, Departemen Keuangan Arab Saudi mengkonfirmasikan pada pertengahan tahun 2017 terjadi defisit anggaran 51 persen.
Dukungan finansial terhadap kelompok-kelompok teroris menyebabkan rezim Al Saud pada empat bulan pertama 2017 kehilangan sekitar 36 miliar dolar dari cadangan devisanya. Agresi Arab Saudi di Yaman juga memeluarkan biaya yang tidak sedikit.