Jubir Militer Yaman: Saudi Berusaha Tutupi Kekalahannya
Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman mengatakan, koalisi militer agresor berusaha menutupi kekalahan berturut-turut mereka dengan cara mempromosikan kemanganan palsu.
"Para agresor meminta bantuan jaringan-jaringan media bayaran untuk mempromosikan kemenangan palsu mereka," kata Kolonel Sharaf Ghalib Luqman dalam wawancara dengan wartawan, Rabu (3/2/2016) seperti dikutip Saba.
Ia menegaskan, operasi militer dan komite rakyat Yaman untuk menghadapi para agresor dan pasukan bayaran mereka terus berlanjut dan operasi ini telah mencapai banyak kemenangan cemerlang.
"Kebingungan para pemimpin koalisi agresi ke Yaman menyusul kegagalan pasukan dan tentara bayarannya telah memaksa mereka untuk melakukan kejahatan terkeji terhadap rakyat tak berdosa Yaman melalui koordinasi dengan Amerika Serikat," imbuhnya.
Ghalib Luqman menegaskan, kejahatan-kejahatan Arab Saudi dan AS di Yaman dan upaya jubir koalisi pasukan agresor untuk menjustifikasi kejahatan tersebut serta lari dari tanggung jawab hukum, agama, moral dan kemanusiaan, merupakan kejahatan yang tidak akan pernah terlupakan meskipun waktu terus berlalu.
Jubir Militer Yaman juga menuntut pembentukan sebuah komite internasional dan netral untuk menyelidiki kejahatan-kejahatan pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.
Serangan militer koalisi Arab pimpinan Arab Saudi ke Yaman yang didukung oleh AS selama 10 bulan ini telah merenggut nyawa lebih dari 8.000 orang dan melukai belasan ribu lainnya. (IRIB Indonesia/RA)