Nasrullah: Timur Tengah Sedang Hadapi Skema Disintegrasi
-
Sayid Hassan Nasrullah
Sekjen Gerakan Muqawama Hizbullah Lebanon, Sayid Hassan Nasrullah menyatakan, pemisahan diri wilayah Kurdistan Irak merupakan ancaman bagi seluruh kawasan.
Dalam pidato di televisi dari ibukota Lebanon, Beirut, Sabtu malam (30/9/2017), Sayid Hassan Nasrullah memperingatkan bahwa Timur Tengah sedang menghadapi "skema disintegrasi yang berbahaya."
"Kami katakan kepada orang Kurdi yang kami cintai bahwa ini bukan tentang menentukan nasib Anda, tapi tentang pembagian wilayah menurut garis sektarian dan etnis. Negara-negara regional memikul tanggung jawab untuk menghadapi skema disintegrasi ini. Seharusnya tidak ada bias etnis antara masyarakat Arab, Kurdi atau Iran. Masalahnya murni bermotif politik," katanya.
Ditambahkannya bahwa perang dan pertempuran di kawasan ini "mendukung Israel dan AS, membantu pabrik pembuatan senjata mereka menghasilkan banyak uang."
Pada bagian lain dalam pidatonya, Nasrullah mengatakan bahwa gerakan muqawama Lebanon sekarang berada dalam posisi terkuatnya dan ini bahkan diakui oleh Israel, seraya menekankan bahwa Hizbullah berusaha menjaga keamanan dan stabilitas nasional di negara Arab.
Dia juga memperingatkan soal adanya upaya sejumlah negara asing yang sedang menebar makar konflik di Lebanon.
Nasrullah menambahkan bahwa Hizbullah mendukung pemerintah Lebanon yang berkuasa pimpinan Presiden Michel Aoun, serta mengimbau partai politik dan faksi di negara ini menghindari pembangkangan dan berdialog untuk menyelesaikan masalah internal.
Dia juga menyoroti kemenangan yang dicapai pejuang Hizbullah dan militer Lebanon dalam perang melawan teroris Takfiri di sepanjang perbatasan dengan Suriah seraya menekankan bahwa Lebanon merupakan "salah satu negara teraman di dunia."
Nasrallah kemudian meminta pengungsi Suriah yang tinggal di Lebanon untuk kembali ke negara mereka, dan ikut serta dalam program rekonstruksinya.
Menurut Nasrullah, kelompok teroris Takfiri Daesh sedang mendekati ajalnya dan Israel sangat prihatin dengan kekalahan kelompok teror itu di kawasan.(MZ)