Sekjen Hizbullah: Daesh Musuh Besar Umat Islam
-
Sayid Hassan Nasrullah
Sekjen Hizbullah, Lebanon dalam pidato hari Asyuranya di selatan Beirut menegaskan kehadiran pasukan Hizbullah di medan-medan tempur melawan terorisme.
Tasnim News (1/10) melaporkan, Sayid Hassan Nasrullah, Sekjen Hizbullah, Ahad (1/10) dalam pidato hari Asyuranya yang disiarkan lewat video conference, menyebut kelompok teroris Daesh sebagai bahaya besar bagi umat Islam.
Ia menuturkan, mengingat kerugian besar yang ditanggung kawasan akibat ulah para teroris dan rusaknya citra hakiki Islam demi memuluskan proyek Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel, maka perang melawan kelompok teroris Daesh akan terus berlanjut.
Sayid Hassan Nasrullah menganggap setiap kemungkinan memulai perang baru oleh Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel di kawasan, membuktikan evaluasi keliru rezim tersebut dan Amerika atas dampak-dampak perang.
Ia menambahkan, warga Yahudi yang dibawa oleh para pemukim Israel ke wilayah Palestina pendudukan harus memahami bahwa mereka adalah "kayu bakar" kebijakan-kebijakan Amerika di kawasan.
Nasrullah juga menyinggung soal proyek busuk Amerika membagi dan memecah belah negara-negara kawasan dan menuturkan, mereaksi referendum pemisahan diri wilayah Kurdistan dari Irak, masyarakat negara ini harus bersandar pada dirinya sendiri dan sahabat-sahabatnya yang menentang separatisme.
Di bagian lain pidatonya, Sayid Hassan Nasrullah mengecam serangan dan kejahatan Arab Saudi ke Yaman dan menekankan urgensi penghentian perang menindas terhadap rakyat negara itu.
Di sisi lain, Sekjen Hizbullah menyesalkan tindakan rezim Al Khalifa, Bahrain yang berusaha memulihkan hubungan dengan Israel dan terus menumpas rakyatnya sendiri.
"Dunia Arab dan Islam harus menunaikan tanggung jawabnya terhadap rakyat tertindas Bahrain," pungkasnya. (HS)