Mantan Presiden Yaman: Arab Saudi Akan Menyesal
-
Ali Abdullah Saleh
Mantan presiden dan Ketua Partai Kongres Nasional Yaman, Ali Abdullah Saleh, menyatakan bahwa Arab Saudi akan menyesali agresinya ke Yaman.
Ali Abdullah Saleh pada Ahad (1/10/2017) menuntut Arab Saudi segera meninggalkan Yaman dan alih-alih melakukan agresi, Riyadh seharusnya mengulurkan tangan persahabatan kepada bangsa Yaman.
Rezim Al Saud dengan dukungan Amerika Serikat dan kebungkaman Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melancarkan serangan militer ke Yaman sejak Maret 2015. Selain itu, Arab Saudi juga memberlakukan blokade Yaman dari darat, udara dan laut. Itu semua dilakukan dengan alasan mengembalikan kekuasaan mantan presiden Abd Rabuh Mansur Hadi yang mengundurkan diri dan melarikan diri ke Riyadh.
Agresi Arab Saudi hingga kini telah menewaskan lebih dari 12 ribu orang dan melukai puluhan ribu lainnya, serta memaksa jutaan warga Yaman mengungsi.
Akibat agresi Arab Saudi itu, infrastruktur negara ini hancur.
Agresi militer Arab Saudi, saat ini Yaman menghadapi kekurangan bahan pangan dan obat-obatan yang menimbulkan penyebaran wabah.(MZ)