Sinwar: Senjata Perlawanan adalah Milik Anak-anak Palestina
-
Yahya Sinwar
Yahya Sinwar, salah seorang petinggi gerakan perlawanan Islam Palestina, Hamas di Jalur Gaza mengatakan, senjata perlawanan bukan milik Hamas dan Brigade Al Qassam, tapi milik setiap anak dan warga Palestina, dan rakyat Palestina tidak mungkin menganggap dirinya tak butuh senjata.
Pusat Informasi Palestina (24/10) melaporkan, Yahya Sinwar, Selasa (24/10) dalam pertemuan dengan sejumlah kelompok Palestina di Gaza menuturkan, jika Fatah memiliki 20 persen saja dari keseriusan yang dimiliki Hamas untuk mengakhiri konflik internal, maka dualisme ini akan segera berakhir.
Pejabat senior Hamas di Jalur Gaza itu menambahkan, jika musuh berusaha menggagalkan rekonsiliasi nasional Palestina, maka kita akan membuatnya menyesal sehingga mereka tidak lagi mencampuri urusan dalam negeri Palestina.
Yahya Sinwar menekankan penolakan Hamas untuk mengakui rezim Zionis Israel dan menegaskan, masalah ini tidak akan pernah terwujud dan syarat rezim Israel tidak bisa diterima.
Kesepakatan rekonsiliasi nasional di antara kelompok-kelompok perlawanan Palestina ditandatangani pada 12 Oktober 2017 lalu di Kairo, Mesir. (HS)