Sheikh Mohammed: Hubungan Qatar-Iran, Unik
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i46930-sheikh_mohammed_hubungan_qatar_iran_unik
Menteri Luar Negeri Qatar menyebut hubungan negaranya dengan Republik Islam Iran sebagai unik.
(last modified 2026-04-23T16:50:12+00:00 )
Nov 19, 2017 00:01 Asia/Jakarta
  • Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, Menlu Qatar.
    Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, Menlu Qatar.

Menteri Luar Negeri Qatar menyebut hubungan negaranya dengan Republik Islam Iran sebagai unik.

Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengungkapkan hal itu dalam wawancara dengan jaringan MSNBC baru-baru ini ketika menyinggung krisis yang muncul antara Qatar dan empat negara Arab terutama Arab Saudi.

Ia mengatakan, kebijakan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) tidak dapat diprediksi, dan klaim Riyadh anti-Doha sepenuhnya tidak berdasar.

Baru-baru ini, Khalid bin Mohammed al-Attiyah, Menteri Pertahanan Qatar menyebut sanksi Arab Saudi terhadap negaranya sebagai "kejam."

Ia mengatakan, setelah pemberlakukan sanksi ini, Iran membuka jalan nafas pertama bagi Qatar dengan membuka zona udaranya bagi penerbangan pesawat-pesawat negara ini.

Arab Saudi, Mesir, UEA dan Bahrain telah memutuskan hubungan diplomatiknya dengan Qatar pada 5 Juni 2017 karena pemerintah Doha tidak sejalan dengan kebijakan Arab pimpinan Riyadh.

Keempat negara tersebut menutup perbatasan darat, laut dan udara bagi Qatar sehingga tidak ada jalan keluar kecuali melalui Iran.

Empat negara Arab mengembargo Qatar

Pada tanggal 23 Juni 2017, Arab Saudi, Mesir, UEA dan Bahrain mengajukan 13 tuntutan kepada Qatar sebagai syarat normalisasi hubungan dengan Doha.

Syarat terpenting keempat negara tersebut adalah pemutusan hubungan diplomatik Qatar dengan Iran dan Hizbullah, penghentian jaringan Aljazeera dan penutupan pangkalan militer Turki di Qatar. Namun pemerintah Doha menolak tuntutan-tuntutan itu. (RA)