Palestina Minta Dunia Islam Boikot Negara Pendukung Trump
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i48861-palestina_minta_dunia_islam_boikot_negara_pendukung_trump
Kementerian Luar Negeri Palestina bermaksud melakukan langkah diplomatik untuk mendesak negara Muslim dan Liga Arab agar memboikot negara-negara yang memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Al Quds.
(last modified 2026-06-06T16:42:11+00:00 )
Des 29, 2017 12:14 Asia/Jakarta
  • Riyad Al Maliki
    Riyad Al Maliki

Kementerian Luar Negeri Palestina bermaksud melakukan langkah diplomatik untuk mendesak negara Muslim dan Liga Arab agar memboikot negara-negara yang memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Al Quds.

IRNA (29/12) mengutip kantor berita Sputnik melaporkan, Riyad Al Maliki, Menlu Palestina mengatakan, kami bermaksud meminta negara-negara Liga Arab untuk melaksanakan resolusi 1980 Amman.

Resolusi yang disahkan dalam pertemuan Liga Arab tahun 1980 di Amman, Yordania itu meminta seluruh negara angota untuk tidak mendirikan kantor diplomatik atau kedutaan besar di kota Al Quds.

Menlu Palestina, atas dasar resolusi itu, meminta Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab, Oman dan Maroko untuk memutus hubungan politik dan ekonominya dengan negara-negara yang memindahkan kedubesnya ke Al Quds.

Trump dan Netanyahu

Menurut Riyad Al Maliki, jika negara-negara Arab kompak memboikot Guatemala, maka negara ini akan kehilangan bagian penting ekspornya. Beberapa hari setelah Majelis Umum PBB merilis resolusi soal Al Quds, Guatemala mengumumkan akan memindahkan kedubesnya ke Al Quds.

Pasca keputusan Mejelis Umum PBB tentang Al Quds pada 12 Desember 2017, Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel berusaha membeli suara 50 negara PBB. Ia mengumumkan akan membentuk dana investasi dengan modal awal 50 juta dolar untuk melaksanakan sejumlah proyek pembangunan di 50 negara dunia.

Netanyahu selalu menggunakan pendekatan militer dan teknologi sebagai alat untuk menghimpun dukungan suara di PBB dan menekan negara-negara dunia agar bekerjasama dengan Israel. (HS)