Hamas Respon Rencana Aneksasi Tepi Barat oleh Israel
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i49063-hamas_respon_rencana_aneksasi_tepi_barat_oleh_israel
Juru bicara Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menilai ratifikasi rencana aneksasi distrik Zionis di Tepi Barat ke wilayah Palestina pendudukan oleh Partai Likud sebagai indikasi kebenaran opsi muqawama.
(last modified 2026-07-16T10:11:38+00:00 )
Jan 01, 2018 15:25 Asia/Jakarta
  • Hamas
    Hamas

Juru bicara Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menilai ratifikasi rencana aneksasi distrik Zionis di Tepi Barat ke wilayah Palestina pendudukan oleh Partai Likud sebagai indikasi kebenaran opsi muqawama.

Partai Likud pimpinan Benyamin Netanyahu Ahad (31/12) mendukung rencana aneksasi distrik Zionis Tepi Barat ke Palestina pendudukan.

Menurut laporan Pusat Penerangan Pusat Informasi Palestina, Jubir Hamas, Fauzi Barhoum dalam statemennya menyebut keputusan Partai Likud sebagai kelanjutkan dari kebijakan arogan rezim ini terhadap hak bangsa Palestina dengan memanfaatkan sikap Amerika.

Fauzi Barhum

"Keputusan ini membuktikan kebenaran sikap Hamas terkait perjanjian Oslo dan proyek perdamaian yang memberi banyak peluang kepada Zionis untuk menjalankan kebijakan rasis dan arogannya," tekan Barhoum.

Fauzi Barhoum mengungkapkan, berlanjutnya kebijakan penjajahan Zionis mendorong bangsa Palestina kian komitmen dengan hak-haknya dan opsi muqawama serta anti proyek Israel.

Sementara itu, Mustafa al-Barghouthi, Sekjen Badan Inisiatif Nasional Palestina juga menilai keputusan terbaru Partai Likud sebagai akhir dari perjanjian Oslo dan seraya menekankan respon segera dan praktis atas keputusan ini, ia menjelaskan, penjahat pemukiman Zionis khususnya Netanyahu harus diseret ke pengadilan kriminal internasional. Pengadilan kriminal internasional menyebut proyek distrik Zionis sebagai kejahatan perang.

Petinggi Palestina ini menekankan, resistensi Palestina memasuki fase baru dan muqawama tidak dalam level menyelesaikan tensi dengan rezim penjajah, tapi berada dalam level jihad dan perjuangan.

Menurut para pengamat, ratifikasi final undang-undang ini di Knesset sama hanya dengan hancurnya wacana pembentukan negara independen Palestina.

Partai Likud dengan suara mayoritas meratifikasi draf undang-undang yang menerapkan kedaulatan rezim ini terhadap pemukim Zionis dan distrik ini di Tepi Barat serta mememasukkan wilayah ini ke bagian bumi pendudukan (Israel). Voting ini digelar saat munas komite pusat Partai Likud dengan 3700 anggota. (MF)