Irak Reaksi Ancaman Trump terhadap Suriah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i54898-irak_reaksi_ancaman_trump_terhadap_suriah
Juru bicara kantor perdana menteri Irak mereaksi kemungkinan serangan Amerika Serikat ke Suriah dan menegaskan bahwa pasukan keamanan Irak siap untuk menghadapi segala bentuk langkah permusuhan di berbagai wilayah perbatasan dengan Suriah.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Apr 12, 2018 07:54 Asia/Jakarta
  • Jubir kantor PM Irak Saad al-Hadithi
    Jubir kantor PM Irak Saad al-Hadithi

Juru bicara kantor perdana menteri Irak mereaksi kemungkinan serangan Amerika Serikat ke Suriah dan menegaskan bahwa pasukan keamanan Irak siap untuk menghadapi segala bentuk langkah permusuhan di berbagai wilayah perbatasan dengan Suriah.

Saad al-Hadithi mengungkapkan hal itu dalam pernyataan terbaru ketika menyinggung langkah-langkah Irak untuk menghadapi segala bentuk kemungkinan serangan militer AS ke Suriah.

 

"Pasukan Irak memiliki kesiapan yang diperlukan untuk menghadapi segala bentuk tindakan permusuhan yang mungkin saja dilakukan melalui perbatasan-perbatasan Suriah," kata al-Hadithi seperti dilansir IRNA, Rabu (11/4/2018).

 

Ia menambahkan, pemerintah Baghdad dalam konsultasinya menegaskan bahwa perselisihan di Suriah tidak seharusnya berdampak pada kemungkinan kehadiran kelompok teroris Daesh (ISIS) di berbagai perbatasan Irak-Suriah dan mengancam keamanan Irak.

 

"Posisi pemerintah Irak mengenai krisis ini adalah mendukung penciptaan stabilitas di Suriah dan mengakhiri konflik di negara ini," tegasnya.

Persiapan AS untuk melancarkan serangan rudal ke Suriah.

 

Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu mengancam akan menyerang Suriah dengan rudal-rudal pintar dan baru.

 

AS dan sejumlah negara sekutunya termasuk Inggris dan Perancis menuding Suriah melancarkan serangan kimia ke kota Douma. Tuduhan tersebut dilontarkan tanpa bukti dan didasarkan pada keterangan kelompok teroris Jaish al-Islam.

 

Media-media Barat dan Arab pendukung kelompok-kelompok teroris takfiri memulai perang urat saraf secara besar-besaran terhadap Suriah pasca tudingan tersebut. (RA/PH)