Yaman akan Balas Kejahatan Pasukan Agresor
-
Rudal Yaman
Kementerian Pertahanan dan Markas Besar Angkatan Bersenjata Yaman mengecam serangan pasukan agresor yang menyebabkan gugur syahidnya Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman, Saleh al-Samad.
Seperti dilansir kantor berita Saba, Kemenhan dan Markas Besar Angkatan Bersenjata Yaman dalam pernyataan terpisah pada hari Senin (23/4/2018) mengabarkan bahwa dalam waktu dekat, militer Yaman akan merespon tegas dan cepat terhadap kejahatan pasukan agresor.
"Pasukan agresor Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan pendukung mereka serta Setan Besar Amerika Serikat harus menunggu pukulan-pukulan telak dan mereka akan segera membayar mahal atas petualangan jahatnya," tegas pernyataan itu.
Kemenhan dan Angkatan Bersenjata Yaman menegaskan bahwa pasukan agresor tidak akan meraih hasil apapun dari pembunuhan terhadap Saleh al-Samad, namun kejahatan itu justru akan memperkuat motivasi rakyat Yaman untuk melawan agresor.
Saleh al-Samad gugur syahid dalam serangan jet tempur Arab Saudi dan sekutunya di Provinsi al-Hudaydah.
Setelah tersiar berita gugur syahidnya Saleh al-Samad dan enam orang yang menyertainya, Dewan Tinggi Politik Yaman mengumumkan tiga hari berkabung di negara itu.
Dewan Tinggi Politik Yaman juga mengumumkan Mehdi Mohammad Hussein al-Mashat sebagai ketua baru dewan ini.
Saleh al-Samad terpilih sebagai Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman pada tanggal 6 Agustus 2016. Ia mulai menjalankan tugasnya setelah diambil sumpah di parlemen pada tanggal 14 Agustus 2016.
Arab Saudi dengan dukungan Amerika Serikat, Uni Emirat Arab dan beberapa negara lainnya, melancarkan agresi militer ke Yaman sejak Maret 2015.
Pasukan agresor juga memblokade Yaman dari darat, laut dan udara, sehingga menambah penderitaan rakyat negara itu.
Invasi militer Arab Saudi dan sekutunya ke Yaman hingga sekarang telah merenggut nyawa belasan ribu warga negara ini dan melukai puluhan ribu lainnya. (RA)