Tahrir al-Sham Ungkap Kerja Samanya dengan Turki
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i58398-tahrir_al_sham_ungkap_kerja_samanya_dengan_turki
Kelompok teroris Hay'at Tahrir al-Sham (HTS) yang biasa disebut sebagai Tahrir al-Sham (sebelumnya bernama Front al-Nusra) mengaku memiliki kerja sama dan hubungan dekat dengan Turki.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jun 10, 2018 08:52 Asia/Jakarta
  • Anggota Tahrir al-Sham
    Anggota Tahrir al-Sham

Kelompok teroris Hay'at Tahrir al-Sham (HTS) yang biasa disebut sebagai Tahrir al-Sham (sebelumnya bernama Front al-Nusra) mengaku memiliki kerja sama dan hubungan dekat dengan Turki.

Seperti dilansir IRNA, Sabtu (9/10/2018) malam, kelompok teroris Tahrir al-Sham dalam pernyataan pada Sabtu sore mengumumkan, hubungan Tahrir al-Sham dengan Turki didasarkan pada kepentingan bersama dan hubungan ini masih kuat dan berlanjut.

 

Ditambahkan pula bahwa hubungan antara Tahril al-Sham dan pemerintah Turki telah berlangsung dalam lima tahun lalu secara konstan dan strategis.

 

Berdasarkan perundingan Astana, pasukan yang berada di zona de-eskalasi konflik Suriah harus bekerja sama dengan militer negara ini untuk menumpas kelompok-kelompok teroris.

 

Namun beberapa sumber mengatakan bahwa pasukan Turki justru bekerja sama dengan Tahrir al-Sham dan bahkan melindunginya serta mengirim kelompok teroris tersebut ke beberapa daerah di Suriah.

 

Anggota-anggota Tahrir al-Sham bercokol di pinggiran utara Provinsi Hama. Kelompok teroris ini kerap menyerang rumah-rumah penduduk di berbagai desa dan kota di sekitar wilayah itu.

 

Krisis keamanan Suriah meletus pada tahun 2011 menyusul serangan luas kelompok-kelompok teroris takfiri yang didukung oleh Arab Saudi, AS dan sekutunya untuk mengubah perimbangan yang menguntungkan rezim Zionis Israel.

 

Dalam beberapa bulan terakhir, militer Suriah mencapai banyak kesuksesan dalam menumpas berbagai kelompok teroris di negara ini. (RA)