Jet Tempur Koalisi Pimpinan Saudi Gempur Kota Amran
-
Serangan udara Arab Saudi ke Yaman.
Jet tempur pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi dan sekutunya dilaporkan menyerang kawasan penduduk di kota Amran, Yaman.
Serangan tersebut dilaporkan telah menyebabkan 24 warga Yaman tewas dan terluka, di mana mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak.
Seperti dilansir IRIB mengutip jaringan televisi al-Masirah, Senin (25/6/2018), Ketua Komite Nasional untuk Urusan Tahanan di Yaman Abdul Qader al-Murtadha dalam sebuah pernyataan, menyinggung proses pertukaran tahanan antara militer Yaman dan pasukan yang afiliasi dengan presiden yang telah mengundurkan diri Abd-Rabbuh Mansur Hadi di pantai barat.
Menurutnya, 40 tahanan pasukan afiliasi Mansur hadi ditukar dengan 74 tahanan militer dan komite rakyat Yaman.
Di sisi lain, dalam 23 hari lalu, militer dan pasukan relawan Yaman telah berhasil menghancurkan sebuah kapal perang Uni Emirat Arab dan 331 kendaraan militer beserta peralatannya di pantai al-Hudaydah.
Dalam jangka waktu tersebut, militer Yaman juga telah membunuh lebih dari 1.300 pasukan bayaran Arab Saudi termasuk beberapa komandan mereka.

Sejak 13 Juni 2018, koalisi militer pimpinan Arab Saudi memulai serangan luas ke Yaman barat untuk menduduki pelabuhan al-Hudaydah.
Serangan ke al-Hudaydah dilancarkan meski telah diperingatkan mengenai memburuknya kondisi kemanusiaan di Yaman. Al-Hudaydah adalah jalur utama pengiriman bantuan kemanusiaan ke Yaman.
Arab Saudi dengan dukungan Amerika Serikat, Uni Emirat Arab dan beberapa negara lainnya, melancarkan agresi militer ke Yaman sejak Maret 2015.
Pasukan agresor juga memblokade Yaman dari darat, laut dan udara, sehingga menambah penderitaan rakyat negara itu.
Invasi militer Saudi dan sekutunya ke Yaman hingga sekarang telah merenggut nyawa lebih dari 14.000 warga negara ini dan melukai puluhan ribu lainnya. (RA)