Ammar Hakim Minta AS Tinjau Ulang Kebijakan atas Iran
-
Ammar Hakim
Ketua Gerakan Kebijaksanaan Nasional Irak atau Al Hikmah dalam khutbah Shalat Idul Adha di Baghdad meminta pemerintah Amerika Serikat untuk meninjau ulang kebijakan-kebijakannya terhadap Republik Islam Iran.
IRIB (22/8/2018) melaporkan, Ammar Hakim menganggap buah dari kebijakan-kebijakan ancaman dan sanksi hanyalah peningkatan perang dan kerusakan di Timur Tengah.
Ia menambahkan, jika Iran dalam hubungan dengan Amerika harus berhadapan dengan masalah dan kesulitan, sulit dibayangkan Irak tidak akan terkena dampak masalah ini.
Menurut Ammar Hakim, letak geografis dan budaya rakyat Irak dan Iran saling terkait erat. Kami, katanya, mengutuk segala bentuk sanksi menindas terhadap bangsa-bangsa dunia dan kami tidak akan membiarkan kepentingan Irak berada dalam bahaya.
Kelompok-kelompok politik Irak dalam beberapa minggu terakhir mengeluarkan pernyataan terpisah memprotes langkah Amerika terhadap Iran dan menekankan dukungan rakyat Irak atas rakyat Iran.
Presiden Amerika, Donald Trump pada 8 Mei 2018 secara sepihak mengumumkan keluarnya Amerika dari kesepakatan nuklir Iran sekaligus memberlakukan kembali sanksi atas Tehran. (HS)