Adel Abdul Mahdi Ditunjuk Sebagai PM baru Irak
-
PM baru Irak Adel Abdul Mahdi
Presiden baru Irak, Barham Salih Selasa (2/10) malam secara resmi menunjuk Adel Abdul Mahdi sebagai perdana menteri negara ini dan membentuk kabinet baru.
IRIB melaporkan, Adel Abdul Mahdi memiliki waktu satu bulan untuk menentukan dan mengumumkan susunan kabinetnya.
Adel Abdul Mahdi mendapat dukungan dari Aliansi Sairun (Muqtada Sadr) dan Al-Fath (Hadi al-Amiri).
Parlemen Irak Selasa malam (2/10) memilih Barham Salih kandidat yang mendapat dukungan dari Uni Patriotik Kurdistan (PUK) sebagai presiden baru negara ini. Salih meraih 219 suara dari anggota parlemen Irak dan terpilih sebagai presiden.
Barham Salih setelah mengucapkan sumpah di parlemen menjelaskan, untuk selanjutnya dirinya akan menjadi presiden seluruh rakyat negara ini.
Presiden baru Irak seraya menekankan bahwa dirinya akan komitmen dengan konstitusi negara mengingatkan, Saya mendukung Irak bersatu.
Menurut undang-undang dasar Irak, presiden terpilih harus mengumpulkan dua pertiga suara dari 329 anggota parlemen. Jika parlemen gagal memunculkan dua pertiga suara mayoritas, dua kandidat dengan perolehan suara tertinggi akan dipertarungkan.
Setelah tumbangnya diktator Saddam Hussein, berbagai kubu politik negara ini sepakat etnis Kurdi Irak akan diberi posisi sebagai presiden. (MF)