Independent Mengungkapan Kejahatan Luar Biasa Arab Saudi di Yaman
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i63535-independent_mengungkapan_kejahatan_luar_biasa_arab_saudi_di_yaman
Situs Independent menyatakan jumlah korban sebenarnya akibat serangan Arab Saudi ke Yaman 5 kali lipat dari data yang diumumkan selama ini.
(last modified 2026-07-04T12:01:02+00:00 )
Okt 28, 2018 09:43 Asia/Jakarta
  • Koran The Independent
    Koran The Independent

Situs Independent menyatakan jumlah korban sebenarnya akibat serangan Arab Saudi ke Yaman 5 kali lipat dari data yang diumumkan selama ini.

Laporan yang disajikan Independent menyebutkan, salah satu alasan bahwa Arab Saudi berhasil melarikan diri dari konsekuensi protes internasional terhadap perang yang digelar di Yaman adalah bahwa jumlah korban tewas perang ini jauh lebih sedikit daripada data yang sebenarnya. Korban tewas Yaman biasanya diumumkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa selama satu periode tiga tahun setengah lebih dari 10.000 orang, tetapi mengingat parahnya kekerasan perang Saudi di Yaman, ini tidak logis.

Andre Carboni yang bersama satu tim independen internasional yang berafiliasi dengan kalangan perguruan tinggi yang sedang melakukan penelitian soal perang Yaman mengatakan, kami memperkirakan jumlah warga sipil dan personil militer yang tewas antara Januari 2016 hingga Oktober 2018 berjumlah 56 ribu orang.

Korban warga Yaman

Carboni memprediksi bahwa jumlah korban tewas akan mencapai 70.000 hingga 80.000 sejak agresi Arab Saudi ke Yaman setelah penghitungan terakhir. Seorang pejabat PBB mengatakan bahwa pada awal 2017, jumlah korban sipil adalah 10.000 dan angka itu tetap stabil sejak saat itu!

Pengumuman statistik yang tidak realistis ini telah membuat Arab Saudi dan Uni Emirat Arab yang didukung oleh Amerika Serikat, Inggris dan Perancis dapat dengan mudah menyangkal kedalaman kejahatan mereka di Yaman. Dalam situasi ini, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab juga mencegah wartawan asing dan saksi independen memasuki Yaman. Dengan demikian sangat sedikit informasi yang bocor tentang korban sebenarnya dari perang ini.

Amerika Serikat, Inggris dan Perancis berusaha untuk menutupi intervensi dari UEA dan Arab Saudi di Yaman dan bencana yang terjadi di negara ini.

Mareb al-Ward dalam sebuah laporan di situs Qatar al-Arab menulis, menurut PBB, kelaparan di Yaman telah menjadi krisis kemanusiaan yang terlupakan, dimana penjamin kepentingan negara adidaya yang menghasilkan uang dengan menjual senjata kepada pihak-pihak yang terlibat di negara tersebut.

David Miliband, ketua Komite Keselamatan Internasional beberapa waktu lalu mengatakan, ada yang mencoba menyembunyikan fakta-fakta Yaman

Melihat krisis Yaman, kita dapat melihat beberapa jenis kepasifan global dan pengabaian dalam berbagai cara melawan dimensi luas kejahatan Saudi. Mengenai krisis di Yaman, banyak organisasi internasional di bawah tekanan pemerintah Barat dan kebijakan penjarahan dan ancaman pemerintah Saudi telah gagal memberikan laporan akurat tentang kejahatan mengerikan Arab Saudi di Yaman. Masing-masing lembaga ini hanya merujuk pada sebagian kecil dari kejahatan ini. Khawatir dengan meningkatnya protes opini publik dan dengan dukungan pendukungnya dengan berbagai trik, Arab Saudi telah berusaha untuk mencegah terungkapnya kedalaman kejahatannya di Yaman.

Warga sipil korban agresi Arab Saudi

Pelarangan dan sabotase Arab Saudi dan pendukungnya akan kegiatan berbagai lembaga internasional di Yaman adalah faktor lain yang menyebabkan tidak ada rincian terperinci dari kedalaman bencana yang telah dilakukan Arab Saudi di Yaman. Buruknya kinerja lembaga-lembaga internasional dalam menanggapi krisis Yaman telah membuat para pejabat Saudi lebih nyaman dengan kejahatan mereka di Yaman.

Tindakan formalitas organisasi-organisasi internasional sebenarnya telah menjadi penutup bagi kejahatan Arab Saudi di Yaman. PBB dan masyarakat internasional dengan kebijakan formalitasnya belum mampu mencegah Arab Saudi dari melanjutkan kejahatan mereka di Yaman. Perilaku mereka menunjukkan puncak ketidakmampuannya dihadapan uang Arab Saudi dan kekuatan Amerika dan negara-negara Barat.