Saudi Gelar Manuver Militer Udara Bersama Inggris
-
jet tempur Saudi
Meski sejumlah negara dunia mendesak untuk memboikot Arab Saudi karena melakukan kejahatan perang di Yaman, angkatan udara kerajaan Saudi baru-baru ini mengabarkan manuver militer bersama negara itu dengan militer Inggris.
Kantor berita resmi pemerintah Saudi, WAS atau Saudi Press Agency, SPA, Senin (26/11/2018) melaporkan, manuver militer bersama Saudi dan Inggris dengan sandi "Green Flag 2018" digelar di pangkalan udara King Fahd, Riyadh selama dua minggu.
Komandan pangkalan udara King Fahd, Mayjen Hamed bin Rafie Al Amri mengatakan, tujuan diselenggarakannya manuver militer yang akan berlangsung hingga 10 Desember 2018 ini adalah meningkatkan level kesiapan operasi dan perang angkatan udara Saudi.
Manuver militer Saudi ini digelar di tengah banyaknya tuntutan untuk mengakhiri perang Yaman dan dimulainya dialog politik di negara itu oleh negara-negara Barat khususnya Inggris yang merupakan pengekspor terbesar kedua senjata ke Saudi. (HS)