Menteri Inggris: Trump Mengultimatum Iran Atas Nama Dirinya Sendiri
-
Presiden AS Donald Trump
Pars Today – Menteri Perumahan Inggris, dari tenggat waktu 48 jam “Donald Trump” kepada Iran untuk membuka Selat Hormuz, menekankan bahwa London tidak akan terseret ke dalam perang dan Presiden Amerika Serikat “sepenuhnya berbicara atas nama dirinya sendiri”.
Trump menulis di media sosial Truth Social pada hari Sabtu (21/03/2026), “Jika Iran tidak membuka Selat Hormuz sepenuhnya dan tanpa ancaman dalam 48 jam sejak saat ini, Amerika Serikat akan menargetkan dan menghancurkan berbagai pembangkit listriknya. Kami akan mulai dari yang terbesar.”
Sehubungan dengan hal ini, juru bicara Markas Besar Khatam Al-Anbiya Iran segera setelah pesan itu dipublikasikan, memperingatkan musuh agresor Amerika-Zionis, “Jika ada agresi terhadap infrastruktur bahan bakar dan energi Iran, semua infrastruktur milik Amerika dan rezim Zionis di kawasan akan menjadi target.”
Menurut laporan Pars Today yang mengutip IRNA, Steve Reed, Menteri Perumahan dan Masyarakat Inggris, pada hari Minggu (22/3) dalam pernyataan yang menunjukkan kedalaman perpecahan antara London dan Washington mengenai Iran mengatakan, “Presiden Amerika Serikat dapat berbicara atas nama dirinya sendiri dan membela apa yang dia katakan. Posisi kami di Inggris sangat jelas dan kami tidak akan terseret ke dalam perang.”
Menanggapi pertanyaan “Apa posisi pemerintah Inggris tentang tenggat waktu ini? Apakah kita akan memberi tahu orang Amerika untuk tidak melakukan ini atau hanya menunggu?” ia berkata, “Saya pikir Anda harus menanyakan pertanyaan itu kepada Presiden Trump. Kami tidak akan terseret ke dalam perang, tetapi kami akan melindungi kepentingan kami dan bekerja sama dengan sekutu untuk meredakan ketegangan. Karena kami tahu cara terbaik untuk menjaga keamanan dan juga kepentingan ekonomi kami adalah dengan mengakhiri konflik ini dengan cepat.”
Ia menekankan, “Perdana Menteri Inggris telah sampai pada kesimpulan ini dan rakyat negara ini mendukung bahwa bergabung dengan perang ini tidaklah menguntungkan kita.”(sl)