Yaman Hajar Kendaraan Militer Pasukan Bayaran Saudi
-
al-Hudaydah.
Yaman dalam sebuah operasi terbaru, melancarkan serangan balasan dengan menarget kendaraan militer pasukan bayaran Arab Saudi di dekat al-Hudaydah, pantai barat negara itu.
Kendaraan tersebut hancur, namun belum ada laporan mengenai korban jiwa di pihak pasukan agresor.
Agresi militer Arab Saudi dan sekutunya ke Yaman sejak Maret 2015 ini telah merenggut nyawa lebih dari 14.000 orang dan melukai puluhan ribu lainnya.
Serangan militer ke Yaman dengan dukungan Amerika Serikat itu juga telah meluluhlantakkan infrastruktur negara Arab tersebut. Blokade laut, darat dan udara membuat jutaan orang, terutama anak-anak kelaparan.
Para ahli PBB dari Program Pangan Dunia mengatakan bahwa pengeboman pasukan koalisi terhadap warga sipil adalah potensi kejahatan perang dan bahwa blokade telah membuat 12 juta pria, wanita dan anak-anak Yaman berisiko kelaparan yang merupakan kelaparan terburuk dalam 100 tahun terakhir.
Astrid Stackelberg, salah satu pakar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Selasa, 20 November 2018 menyebut kondisi Yaman sangat tragis dan mengatakan, 22 juta warga Yaman tidak memiliki akses makanan.
Stackelberg juga mengisyaratkan penyebaran wabah kolera di Yaman dan mengungkapkan, waba mengancam nyawa jutaan warga Yaman. Dia menjelaskan, Yaman menjadi pusat penyebaran waba terbesar di abad 21. Seiring dengan berlanjutnya serangan Arab Saudi ke Yaman dan rusaknya infrastruktur negara ini khususnya jaringan air bersih, waba kolera cepat menyebar di negara ini. (RA)