Presiden Irak Cabut Status Kewarganegaraan Inggrisnya
-
Barham Salih
Presiden Irak, Barham Salih mematuhi konstitusi negara itu yang melarang kewarganegaraan ganda bagi pejabat tinggi dengan melepas kewarganegaraan Inggrisnya.
IRNA (17/12/2018) melaporkan, Juru bicara Kepresidenan Irak, Luqman Al Fili, Ahad (16/12) mengatakan, seluruh langkah hukum untuk melepaskan kewarganegaraan Inggris, Presiden Irak sudah dilakukan.
Barham Salih mencabut kewarganegaraan Inggris yang ia peroleh pada dekade tahun 1980-an saat dirinya masih anggota partai oposisi pemerintah Partai Uni Patriotik Kurdi (PUK) di masa pemerintahan Saddam Hussein.
Salah satu tuntutan rakyat Irak dalam demonstrasi tahun 2015-2016 adalah masalah penghapusan kewarganegaraan ganda bagi pejabat tinggi negara. (HS)