AS Ingin Hidupkan kembali Daesh di Irak
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i67716-as_ingin_hidupkan_kembali_daesh_di_irak
Anggota Parlemen Irak dari Partai al-Bina, Mohammad al-Baldawi mengatakan, Amerika Serikat ingin membebaskan para teroris dari penjara dan kemudian menghidupkan kembali Daesh di Irak.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Feb 21, 2019 13:11 Asia/Jakarta
  • Ilustrasi bendera Amerika dan para teroris.
    Ilustrasi bendera Amerika dan para teroris.

Anggota Parlemen Irak dari Partai al-Bina, Mohammad al-Baldawi mengatakan, Amerika Serikat ingin membebaskan para teroris dari penjara dan kemudian menghidupkan kembali Daesh di Irak.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengancam akan membebaskan teroris Daesh dari penjara jika negara-negara Eropa tidak mengizinkan mereka kembali ke negara asalnya.

Al-Baldawi dalam wawancara dengan media al-Maalomah, Irak, Rabu (20/2/2019) menyampaikan kekhawatiran terkait aksi mencurigakan AS yang ingin mengulang skenario penjara Tasfirat di Tikrit dan Abu Ghraib di Baghdad.

Menurutnya, AS marah karena gagal memaksakan kehadiran pasukannya di Irak. "Di masa lalu, para teroris (al-Qaeda dan Daesh) di kedua penjara tersebut sengaja dilepas untuk merusak keamanan Irak dan sekarang Daesh ingin dihidupkan kembali," ungkapnya.

Salah satu komandan tentara rakyat Irak (al-Hashd al-Shaabi), Qassim Muslih juga berbicara tentang upaya AS untuk mempersenjatai kelompok-kelompok teroris.

"Washington telah memberikan lampu hijau kepada mereka untuk diorganisir kembali," ujarnya.

Muslih menegaskan pasukan keamanan dan tentara rakyat Irak memiliki kesiapan penuh untuk menumpas para teroris. (RM)