Jamaah Shalat Jumat Lebanon Kecam Kejahatan Arab Saudi
-
Protes Warga Lebanon terhadap Riyadh
Jamaah shalat Jumat dan mahasiswa Lebanon mengutuk kejahatan terbaru Arab Saudi mengeksekusi 37 warganya.
Menurut laporan IRNA, jamaah shalat Jumat Lebanon di Dahieh, selatan Beirut seraya membawa plakat dan spanduk seraya mengungkapkan simpatinya kepada keluarga mereka yang dieksekusi, meneriakkan slogan-slogan anti Al Saud.
Arab Saudi pekan lalu mengeksekusi 37 warganya termasuk sejumlah ulama dengan dalih memerangi terorisme. Langkah tersebut menuai kecaman luas.
Dalam hal ini, Sheikh Ali Damush, deputi Dewan Eksekutif Hizbullah Lebanon dalam khutbah Jumatnya di Beirut selatan mengatakan langkah kriminal Al Saud di Suriah dan Yaman mengindikasikan temperamen liar pemerintah Arab Saudi.
Sheikh Ali Yasin, ketua Dewan Ulama Tirus (Sur) Lebanon dalam khutbah Jumatnya mengatakan, kebungkaman internasional dan khususnya negara-negara pengklaim pembela HAM atas aksi Arab Saudi mengeksekusi mati 37 tahanan warga Qatif sangat mencengangkan dan eksekusi massal ini ditujukan untuk membungkam suara mereka yang menentang kebijakan pemerintah monarki Saudi.
Ayatullah Abolfazl Tabatabai Ashkezari, wakil Rahbar di Suriah dalam khutbah Jumatnya di Damaskus di Musallah Zainabiyah, di samping makam suci Sayidah Zainab as menekankan, Al Saud dengan memancung 37 warganya telah membuktikan dirinya tidak berbeda dengan teroris Daesh (ISIS) dan mereka memiliki permusuhan terhadap Islam dan umat muslim.