Jihad Islam: Israel akan Membayar Pelanggarannya ke Masjid Al-Aqsa
-
Militer Zionis Serbu Masjid al-Aqsa
Gerakan Jihad Islam Palestina menekankan, rezim Zionis Israel bertanggung jawab atas berlanjutnya tensi di Quds pendudukan dan akan membayar harganya karena pelanggaran pemukim Zionis ke Masjid al-Aqsa.
Pusat Informasi Palestina melaporkan, Jihad Islam Palestina Ahad malam (02/06) dalam statemennya saat merespon pelanggaran lebih dari seribu pemukim Zionis ke Masjid al-Aqsa dan serangan militer rezim ini terhadap jamaah shalat di tempat suci ini menjelaskan, tujuan Israel atas langkahnya tersebut adalah membubarkan ibadah dan itikaf jamaah shalat Palestina di Masjid al-Aqsa.
Dalam statemen Jihad Islam disebutkan, warga Quds khususnya jamaah shalat Palestina berhak membela diri dan kesuciannya atas serangan dan pelanggaran Zionis yang tidak menghormati kemanusiaan dan tempat suci.
"Pelanggaran Zionis membuat tekad bangsa Palestina semakin kokoh untuk membela Masjid al-Aqsa dan beritikaf di dalamnya serta bangsa Palestina tidak akan mengabaikan hak-haknya," ungkap statemen Jihad Islam Palestina.
Lebih dari seribu pemikim Zionis dengan dukungan militer rezim ini hari Ahad menyerbu Masjid al-Aqsa dan menumpas serta menangkapi jamaah shalat Palestina. Selama bentrokan ini sedikitnya 45 warga Palestina terluka.
Masjid al-Aqsa menjadi ajang militer dan pemukim Zionis untuk menghapus identitas Islam dan Kristen Baitul Maqdis serta menggantikannya dengan simbol-simbol Zionisme. (MF)