Perusahaan Minyak Yaman: Kapal Tanker Minyak Masih Ditahan Koalisi Arab
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i75177-perusahaan_minyak_yaman_kapal_tanker_minyak_masih_ditahan_koalisi_arab
Perusahaan minyak Yaman dalam statemennya menyatakan, koalisi Arab Saudi masih menahan sejumlah kapal tanker minyak dan tidak mengijinkannya berlabuh di pelabuhan al-Hudaydah.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Okt 31, 2019 12:06 Asia/Jakarta
  • Kapal Minyak Yaman
    Kapal Minyak Yaman

Perusahaan minyak Yaman dalam statemennya menyatakan, koalisi Arab Saudi masih menahan sejumlah kapal tanker minyak dan tidak mengijinkannya berlabuh di pelabuhan al-Hudaydah.

Menurut laporan televisi al-Masirah, di statemen perusahaan minyak Yaman disebutkan, koalisi Arab Saudi lebih dari 77 hari tidak mengijinkan enam kapal tanker minyak merapat ke pelabuhan al-Hudaydah.

"Total bahan bakar yang dirampok koalisi Arab Saudi adalah 19718 ton bensin dan 117308 ton solar," tambah perusahaan minyak Yaman.

Perusahaan minyak Yaman juga menyatakan, koalisi Arab Saudi secara sengaja dan dimaksudkan untuk menekan rakyat serta menambah kesulitan mereka, menahan kapal yang mengangkut bahan bakar.

Berita lainnya menyebutkan pasukan koalisi Saudi kemarin malam menembakkan artileri ke kota al-Darihami di Provinsi al-Hudaydah. Kota al-Darihami sejak beberapa waktu lalu diblokade secara ketat oleh Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan pasukan bayaran mereka.

Koalisi Arab Saudi melancarkan agresi militer ke Yaman sejak Maret 2015. Perang ini telah berlangsung 56 bulan. Sampai kini puluhan irbu orang meninggal akibat perang ini baik secara langsung atau tidak dan ratusan ribu lannya mengungsi. (MF)