Nasrullah: Strategi Trump Tekan Iran Gagal !
-
Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon Sayid Hassan Nasrullah
Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon mengatakan ketegaran Republik Islam Iran menghadapi berbagai sanksi dan tekanan AS menyebabkan strategi Presiden AS membentur dinding.
Berbicara pada "Hari Pahlawan Perjuangan" pada hari Senin (11/11), Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon Sayid Hassan Nasrullah mengatakan Iran mampu mengatasi kesulitan yang dihadapinya mengenai sanksi.
"Semua pengamat Barat hari ini dengan jelas mengatakan bahwa strategi anti-Iran yang dilancarkan Trump gagal, dan presiden AS sedang menunggu panggilan telepon dari Iran, tetapi itu tidak akan pernah terjadi," ujar Nasrullah dalam pidatonya.
Sekretaris jenderal Hizbullah Lebanon menambahkan, "Pusat perlawanan berada di kawasan, dan kemungkinan perang sangat kecil, karena kondisinya saat ini lebih kuat. Iran saat ini lebih perkasa, lebih kuat dan lebih bermartabat dibandingkan masa lalu dan memiliki tempat penting di kawasan."
Di bagian lain statemennya, Nasrullah juga menyinggung gerakan perlawanan hari ini yang berada di puncak kekuatannya, dengan menyitir pernyataan Sekjen Ansarullah Yaman, Abdul Malik al-Houthi yang mengatakan bahwa peringatan keras pemimpin Yaman terhadap rezim Zionis tentang kemungkinan serangan terhadap Yaman bermakna peningkatan faktor kekuatan tambahan bagi sumbu perlawanan.
Mengenai masalah internal Lebanon, Sekretaris jenderal Hizbullah menjelaskan, "Pembicaraan di Lebanon sedang mencari cara untuk menemukan solusi terbaik untuk bangsa dan negara ini,".
Nasrullah menekankan, Amerika Serikat menghalangi terwujudnya stabilitas di Lebanon, dan terus berupaya untuk memperdalam kebuntuan ekonomi.(PH)