24 Jam, Saudi Langgar Gencatan Senjata 155 Kali
-
serangan koalisi Saudi di Yaman
Pejabat militer Yaman Minggu malam mengatakan bahwa agresor koalisi pimpinan Arab Saudi telah melanggar gencatan senjata di wilayah barat Yaman sebanyak 155 kali dalam 24 jam terakhir.
Pejabat tinggi militer Yaman dalam sebuah wawancara dengan televisi al-Masirah Yaman mengungkapkan bahwa pasukan Saudi dan tentara bayaran mereka menembakkan puluhan roket, serta mortir dan meriam di berbagai lokasi di al-Hudaydah.
Gencatan senjata yang disepakati di Swedia antara delegasi Sana'a dan Riyadh dimulai pada hari Selasa, 18 Desember 2018 di provinsi Al-Hudaydah, tetapi koalisi Saudi melanggarnya setiap hari.
Pelabuhan Al-Hudaydah adalah rute utama untuk bantuan kemanusiaan ke Yaman.
Putaran keempat perundingan damai Yaman di Stockholm dimulai pada 6 Desember 2018 yang dipimpin oleh Martin Griffiths, selaku utusan khusus sekretaris jenderal PBB urusan Yaman.
Berbagai langkah untuk mengakhiri perang Yaman sejauh ini membentur dinding karena Arab Saudi dan sekutunya melanggar perjanjian yang telah dicapai bersama.
Arab Saudi, dengan dukungan Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, dan beberapa negara lain meluncurkan invasi militer ke Yaman pada Maret 2015. Agresi militer tersebut telah menewaskan lebih dari 16.000 orang warga Yaman, melukai puluhan ribu lainnya, dan menyengsarakan jutaan orang.(PH)