Kissinger: Posisi Netral Ukraina, Solusi Perang !
https://parstoday.ir/id/news/world-i137198-kissinger_posisi_netral_ukraina_solusi_perang_!
Mantan menteri luar negeri dan penasihat keamanan nasional AS menilai sikap netral Ukraina sebagai cara untuk mengakhiri konflik negara ini dengan Rusia.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Jan 09, 2023 09:28 Asia/Jakarta
  • Kissinger: Posisi Netral Ukraina, Solusi Perang !

Mantan menteri luar negeri dan penasihat keamanan nasional AS menilai sikap netral Ukraina sebagai cara untuk mengakhiri konflik negara ini dengan Rusia.

Rusia memulai operasi militer di Ukraina pada 24 Februari menyusul tindakan provokatif NATO di perbatasan negara itu.

Negara-negara Barat, terutama Amerika Serikat bukan hanya tidak mengambil tindakan apa pun untuk mengurangi ketegangan dan menghentikan konflik di Ukraina, tapi justru mengirimkan peralatan dan senjata ke Kyiv, serta menjatuhkan sanksi terhadap Rusia yang semakin memicu konflik di Ukraina.

FNA hari Senin (9/1/2023) melaporkan, Henry Kissinger, mantan menteri luar negeri dan penasihat keamanan nasional AS dalam buku barunya berjudul "Kepemimpinan: Enam Pelajaran Strategi Global", mengungkapkan, "Jika Ukraina bergabung dengan aliansi NATO, maka perbatasan blok ini hanya terletak 500 kilometer dari Moskow dan menyebabkan berlanjutnya perang dengan Ukraina,".

Menurut Kissinger, solusi untuk perang saat ini di Ukraina adalah "Ukraina yang netral".

Agustus lalu, Kissinger merekomendasikan negosiasi untuk mengakhiri perang di Ukraina, dengan menegaskan bahwa memperpanjang perang di negara itu dapat menyebabkan eskalasi konflik.

Henry Kissinger, dalam sebuah artikel di majalah Spectator pada bulan Desember, menyerukan agar Rusia bernegosiasi dengan Ukraina untuk menghindari perang yang lebih luas.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu mengumumkan bahwa tentara Ukraina melancarkan ratusan serangan artileri terhadap posisi militer Rusia di republik Luhansk dan Donetsk, Zaporizhiazhia dan Kherson, serta daerah pemukiman selama gencatan senjata sepihak di Moskow pada 6 dan 7 Januari 2023.

Presiden Rusia Vladimir Putin secara sepihak memerintahkan gencatan senjata pada 6 Januari hingga akhir 7 Januari.

Kremlin juga meminta Ukraina untuk mengumumkan gencatan senjata, tetapi Kyiv menolak usulan tersebut.(PH)