NATO Tegaskan tidak Ingin Berkonfrontasi dengan Rusia
Sekjen Pakta Pertahanan Atlantik Utara, NATO menegaskan bahwa NATO tidak ingin berkonfrontasi dengan Rusia.
Tasnim News (3/7) melaporkan, Jens Stoltenberg, Sekjen NATO menjelang digelarnya pertemuan organisasi ini akhir pekan depan, memperingatkan bahaya yang ditimbulkan Rusia dan mengatakan, NATO tidak ingin membuka konfrontasi dengan Rusia. Perang dingin sudah berlalu dan harus tetap begitu.
Stoltenberg kepada surat kabar Jerman, Bild menuturkan, pertemuan NATO di Warsawa digelar pada satu masa yang menentukan keamanan NATO dan organisasi ini sedang berhadapan dengan bahaya-bahaya yang tidak bisa diprediksi dan tantangan-tantangan sulit.
Hubungan NATO-Rusia memburuk sejak pecahnya krisis Ukraina dan bergabungnya Crimea dengan Rusia.Terutama karena negara-negara Timur Laut Eropa seperti Polandia dan negara-negara Balkan yang mengaku berada di bawah ancaman Rusia.
Oleh karena itu NATO menambah jumlah pasukannya di Timur Eropa secara signifikan dan bermaksud menempatkan empat unit tempurnya di tiga negara Balkan dan Polandia hingga 1000 tentara, sampai tahun 2017.
Jerman juga yang ingin berpartisipasi dalam operasi ini. Rencananya masalah keikutsertaan Jerman akan dibahas dalam pertemuan NATO mendatang di Warsawa yang akan digelar tanggal 8-9 Juli 2016.
NATO yang kerap melakukan tindakan-tindakan provokatif anti-Rusia mendapat protes keras dari Moskow, namun organisasi keamanan internasional itu selalu meyakinkan bahwa pihaknya tidak ingin masuk dalam konfrontasi dengan Rusia. (HS)