Dukung Israel, Media AS Peringatkan Jerman: Tunggu Respons Masyarakat Dunia!
Feb 16, 2025 12:39 Asia/Jakarta
Parstoday – Media Amerika Serikat, mengatakan jika Jerman, tidak menghentikan dukungan-dukungan atas kejahatan Israel, maka tidak lama lagi ia akan diseret ke pengadilan internasional karena terlibat dalam kejahatan ini.
Foreign Policy menilai Jerman, sedang berusaha menunjukkan diri menolak untuk menolerir sama sekali kritik terhadap kejahatan Israel, dalam rangka memulihkan reputasinya yang rusak dalam Perang Dunia II.
Menurut Foreign Policy, pemerintah Jerman, memberikan dukungan tanpa syarat apa pun kepada Rezim Zionis, dalam membantai warga Palestina.
“Berlin menyadari kejahatan-kejahatan yang dilakukan Israel, akan tetapi tidak mengumumkannya kepada publik, dan hal ini telah menyebabkan pemerintah Jerman, terlibat dalam kejahatan Israel,” ujarnya.
Majalah AS tersebut juga mengakui bahwa persenjataan Jerman, di digunakan oleh Israel, dalam beberapa kasus pelanggaran hukum internasional.
Foreign Policy menjelaskan, “Meski para pejabat Jerman, mengakui hal ini di antara mereka sendiri bahwa Israel, melakukan kejahatan di Gaza, tapi pemerintah Berlin, secara sengaja mengontrol opini publik, sehingga bisa lari dari tanggung jawab mendukung Israel.”
Berdasarkan data dari Institut Riset Perdamaian Internasional Stockholm, SIPRI, antara tahun 2019-2023, Jerman memasok sekitar 30 persen persenjataan berat untuk Israel, termasuk mesin kendaraan lapis baja yang digunakan dalam perang Gaza, dan serangan ilegal ke Lebanon dan Suriah.
Pada tahun 2023, ekspor senjata Jerman, ke Israel, meningkat 10 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagian besar dari senjata-senjata itu dikirim ke Israel, setelah tanggal 7 Oktober 2023 (dimulainya perang di Gaza), termasuk 3.000 rudal anti-tank, dan 500.000 peluru.
Menurut hasil sejumlah jajak pendapat, sekitar 60 persen rakyat Jerman, menentang berlanjutnya ekspor senjata ke Israel, tapi meskipun demikian, hampir seluruh partai politik utama Jerman, mendukung berlanjutnya ekspor senjata ke Israel.
Selain ketidakpuasan di dalam negeri, Foreign Policy, menyinggung dampak-dampak destruktif dukungan tanpa syarat Jerman, terhadap Israel, dan mengingatkan bahwa hubungan Berlin dengan negara-negara Asia Barat, sangat terpengaruh oleh kejahatan Israel, dan Jerman, akan terisolasi di arena internasional.
Media AS ini menegaskan bahwa Jerman, harus mempertimbangkan ulang hubungannya dengan Israel, secara serius, dan tidak membiarkan dirinya melanggar komitmen terhadap hukum internasional, serta tanggung jawab moral dalam melindungi nyawa warga sipil, dan membela hak asasi manusia, jika tidak, maka Jerman, tidak lama lagi akan diseret ke pengadilan internasional sebagai sekutu kejahatan Israel. (HS)