Rusia: AS Urusi HAM Dalam Negerinya daripada Menuduh Negara Lain
-
Polisi Amerika
Deputi Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan, pemerintah Amerika Serikat lebih baik memperhatikan hak asasi manusia di dalam negerinya daripada menuduh negara-negara lain.
IRNA (15/8) melaporkan, Alexander Bikantov, Deputi Jubir Kemenlu Rusia, Senin (15/8) memprotes laporan terbaru Amerika terkait kebebasan beragama.
Ia mengatakan, Kemenlu Amerika mengajari negara-negara lain untuk membela HAM dan kebebasan sosial, sementara ia menutup mata atas kondisi HAM di negaranya sendiri.
Bikantov menambahkan, Kemenlu Amerika kembali mengulang cara lamanya dan menampakkan dengan jelas identitas politik negara itu terkait hubungannya dengan Rusia, dalam laporan tentang kebebasan beragama di level dunia.
Pasalnya, laporan Amerika itu dipenuhi oleh informasi-informasi bohong, tidak benar dan memiliki banyak distorsi tentang Rusia.
Ia menjelaskan, Washington seperti biasanya memilih diam terkait posisi agama di Rusia dan upaya-upaya yang sudah dilakukan Moskow untuk memenuhi hak para pengikut agama berbeda dan kemajuan-kemajuan positif dalam masalah ini.
Deputi Jubir Kemenlu Rusia menerangkan, dengan memperhatikan cara-cara lama Amerika yang selalu menyudutkan Rusia, sulit dipercaya jika dalam laporan terbarunya, Washington tidak menyampaikan hal-hal selain klaim.
"Washington seperti biasanya lupa memasukkan bagian tentang kondisi HAM di Amerika dan kebebasan beragama di negara itu, dalam laporannya," pungkas Bikantov. (HS)