CIA Diduga Tahu Peran Gulen dalam Kudeta Turki
-
Fethullah Gulen
Menteri Kehakiman Turki mengatakan, Dinas Intelijen Pusat Amerika Serikat, CIA mengetahui peran Fethullah Gulen, Pemimpin gerakan Hizmet dalam kudeta militer gagal 15 Juli lalu.
Situs surat kabar Milliyet, Turki melaporkan, Bekir Bozdag, Menteri Kehakiman Turki, Jumat (19/8) dalam acara pengangkatan hakim dan jaksa baru negara itu di Ankara menuturkan, berdasarkan perjanjian ekstradisi yang ditandatangani kedua negara, Amerika Serikat seharusnya sudah menangkap Fethullah Gulen sampai keputusan ekstradisinya diambil.
Menteri Kehakiman Turki menjelaskan, empat kasus terkait dengan Gulen sudah dikirim ke Amerika.
Bozdag menuduh Amerika tidak mematuhi komitmen perjanjian dua negara tersebut.
Ia juga menekankan urgensi ekstradisi Gulen bagi kelangsungan hubungan Turki-Amerika.
"Keengganan Amerika menyerahkan Gulen ke Turki, tidak akan menghasilkan apapun kecuali dampak buruk bagi hubungan dua negara," pungkasnya. (HS)