Tiga Jet Tempur F-35 AS Dikirim ke Israel
https://parstoday.ir/id/news/world-i184330-tiga_jet_tempur_f_35_as_dikirim_ke_israel
Di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan itu, rezim Israel menerima tiga jet tempur F-35 lagi dari Amerika Serikat.
(last modified 2026-01-19T09:32:18+00:00 )
Jan 19, 2026 16:21 Asia/Jakarta
  • Tiga Jet Tempur F-35 AS Dikirim ke Israel

Di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan itu, rezim Israel menerima tiga jet tempur F-35 lagi dari Amerika Serikat.

Sejalan dengan dukungan militer AS untuk rezim Zionis, tiga jet tempur F-35 model "Adair" buatan perusahaan industri militer Amerika "Lockheed Martin" mendarat di pangkalan udara "Navatim", pangkalan terbesar dan terpenting angkatan udara rezim Israel di selatan wilayah pendudukan, sesuai dengan nota kesepahaman 10 tahun antara kedua pihak.

Jet tempur ini juga bergabung dengan skuadron operasional Angkatan Udara ke-116 dan ke-140 dari angkatan udara rezim Israel.

Selama kunjungan terakhirnya ke Amerika Serikat dan pertemuan dengan Presiden AS "Donald Trump", Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyerukan pembelian skuadron baru jet tempur F-35 dan F-15, helikopter tempur dan angkut, serta partisipasi AS dalam pengembangan rudal pertahanan untuk memperkuat kemampuan militer angkatan darat rezim Israel.

Amerika Serikat, dalam kerangka perjanjian 10 tahun, telah berkomitmen untuk memberikan setidaknya $3,8 miliar bantuan militer kepada rezim Zionis setiap tahunnya.

Saat ini, armada pesawat tempur rezim Zionis terdiri dari jet tempur F-15, F-16, dan F-35 buatan Amerika, dan pemerintah AS telah menyediakan puluhan ribu bom dan rudal kepada Tel Aviv sejak dimulainya serangan terhadap Gaza.

Kesepakatan Besar bagi Indonesia untuk Membeli Senjata dari Pakistan

Dalam berita lain, bersamaan dengan kunjungan resmi Menteri Pertahanan Indonesia ke Pakistan, sumber-sumber terpercaya melaporkan bahwa kedua negara hampir menyelesaikan kesepakatan senjata besar, di mana puluhan jet tempur dan drone Pakistan akan dijual ke Indonesia.

Menteri Pertahanan Indonesia Jenderal Jaffar Shamsuddin mengadakan pertemuan terpisah di Islamabad dengan Menteri Produksi Pertahanan, Panglima Angkatan Udara, dan Kepala Angkatan Pertahanan Pakistan. Pembicaraan tersebut berlangsung pada saat industri pertahanan Pakistan menghadapi serangkaian negosiasi pengadaan pertahanan, termasuk kesepakatan dengan Tentara Nasional Libya Timur dan tentara Sudan, dan berupaya untuk memposisikan diri sebagai pemain regional yang signifikan.

Sumber keamanan lain mengatakan bahwa Islamabad sedang menegosiasikan penjualan jet JF-17 Thunder, sistem pertahanan udara, pelatihan untuk perwira junior, menengah, dan senior Angkatan Udara Indonesia, serta personel teknik.

Dalam beberapa bulan terakhir, Arab Saudi, Libya, Sudan, Irak, dan Republik Azerbaijan telah melakukan negosiasi serius dengan Pakistan untuk membeli senjatanya.(PH)