Mengapa Konflik dengan Iran Dapat Mempercepat Keruntuhan AS?
-
AS Vs Iran
Pars Today - Middle East Eye melaporkan bahwa perang Amerika Serikat dan rezim Israel terhadap Iran telah meningkatkan erosi kekuatan global Amerika Serikat.
Menurut laporan Pars Today yang mengutip Tasnim, analisis yang diterbitkan oleh Middle East Eye memperingatkan bahwa perang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran dapat mempercepat erosi kekuatan global Amerika Serikat dan bahkan menjadi titik balik dalam keruntuhan kekaisaran Amerika.
Perang Amerika dengan Iran Berbeda dari Konflik Sebelumnya di Asia Barat
Menurut analisis Middle East Eye, perang ini berbeda dari konflik sebelumnya di Asia Barat dalam beberapa hal.
Dalam banyak perang sebelumnya, Amerika Serikat menghadapi kelompok-kelompok yang tersebar atau pasukan yang tidak teratur, tetapi dalam krisis ini, untuk pertama kalinya, ia menghadapi kekuatan negara dengan struktur militer yang koheren yang mampu melanjutkan perang, membangun kembali, dan mempertahankan kapasitas militernya.
Dalam kerangka ini, Iran secara efektif menghadapi tidak hanya Israel tetapi seluruh struktur kekuatan Amerika di kawasan, yang mencakup dukungan politik, pasokan militer, dan klaim jaminan supremasi strategis Israel di Asia Barat.
Dalam situasi seperti itu, penargetan aset Amerika dan infrastruktur penting di wilayah Teluk Persia dapat memiliki konsekuensi yang melampaui perang regional dan bahkan memengaruhi tatanan global.
Konsekuensi Global yang Luas dari Perang dengan Iran
Analisis ini juga menekankan strategi asimetris Iran, yang berfokus pada titik-titik sensitif ekonomi global. Aliran energi Teluk Persia dan jalur laut vital adalah beberapa target yang dapat memberikan tekanan pada fondasi ekonomi global dan tatanan keuangan yang dipimpin Amerika. Gangguan apa pun pada rute ini dapat memiliki konsekuensi luas bagi pasar global dan stabilitas ekonomi internasional.
Kekuatan Militer Tidak Cukup untuk Dominasi Global
Menurut penulis, sejarah telah menunjukkan bahwa kekuatan militer saja tidak cukup untuk mempertahankan dominasi global. Jika kekuatan militer tidak disertai dengan legitimasi politik dan penggunaan kekuatan terus-menerus tanpa kendali, itu tidak hanya mencegah penurunan kekuatan tetapi juga mempercepatnya.
Dari sudut pandang ini, perang dengan Iran dapat memainkan peran yang mirip dengan krisis Suez bagi Amerika Serikat. Krisis yang pada tahun 1950-an mengungkapkan kelemahan sebenarnya dari kekaisaran Inggris dan memamerkan dimulainya penurunannya.
Di akhir analisis ini, dikatakan bahwa kekaisaran biasanya runtuh ketika mereka melebih-lebihkan kekuatan mereka dan terjebak dalam kesombongan dan kepercayaan diri yang berlebihan.
Dari sudut pandang penulis, konflik dengan Iran mungkin menjadi titik di mana keterbatasan sebenarnya dari kekuatan Amerika terungkap dan penurunannya dipercepat.(sl)