Pezeshkian: Iran Takkan Menyerah, Pembalasan Menanti Musuh
https://parstoday.ir/id/news/iran-i186304-pezeshkian_iran_takkan_menyerah_pembalasan_menanti_musuh
Pars Today - Presiden Republik Islam Iran menegaskan bahwa musuh-musuh Iran akan membawa mimpi Republik Islam Iran menyerah sampai ke liang lahat. Ia juga menegaskan bahwa Iran akan berdiri teguh hingga akhir hayat.
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Mar 07, 2026 21:52 Asia/Jakarta
  • Presiden Iran Masoud Pezeshkian
    Presiden Iran Masoud Pezeshkian

Pars Today - Presiden Republik Islam Iran menegaskan bahwa musuh-musuh Iran akan membawa mimpi Republik Islam Iran menyerah sampai ke liang lahat. Ia juga menegaskan bahwa Iran akan berdiri teguh hingga akhir hayat.

Menurut laporan Pars Today, Presiden Iran, Masoud Pezeshkian dalam pesan televisi pentingnya pada hari Sabtu (07/03/2026), menyatakan bahwa para pembuat klaim palsu tentang hak asasi manusia, kebebasan, dan kemanusiaan telah membunuh orang-orang tak bersalah dalam serangan-serangannya.

Pezeshkian menjelaskan bahwa para penyerang, sayangnya, mengabaikan semua hukum internasional dan membombardir di mana pun mereka inginkan, termasuk sekolah, rumah sakit, dan berbagai pusat di seluruh negeri, tanpa ragu.

Ia meminta masyarakat Iran yang mulia untuk terus hadir di lapangan setiap malam, meskipun menghadapi segala kesulitan. Ia juga menyerukan kepada setiap orang Iran, tanpa memandang agama, status, atau penampilan mereka, untuk menunjukkan kehadiran mereka dalam membela integritas wilayah Iran.

Pezeshkian menekankan bahwa mereka akan berdiri teguh hingga akhir hayat untuk membawa Iran keluar dari krisis ini dengan kepala tegak.

Menanggapi klaim musuh yang menyatakan bahwa Republik Islam Iran akan menyerah, Presiden Iran mengatakan bahwa mereka harus membawa mimpi itu ke liang lahat. Ia menegaskan bahwa Iran berpegang pada hukum internasional dan kerangka kerja kemanusiaan, dan prinsip-prinsip yang mereka serukan harus mereka junjung tinggi, serta tidak memiliki hak untuk mengabaikan hak-hak negara-negara, termasuk Iran.

Iran Tak Berniat Menyerang Negara Tetangga

Pezeshkian menekankan bahwa angkatan bersenjata telah mengambil semua tindakan yang diperlukan dan membela tanah Iran dengan bermartabat. Ia menegaskan bahwa Iran tidak berniat menyerang negara-negara tetangga, dan seperti yang telah berulang kali dikatakan, mereka adalah saudara-saudara.

Ia menyerukan agar semua pihak di kawasan bekerja sama untuk menciptakan perdamaian dan ketenangan.

Presiden Iran mengingatkan bahwa dalam rapat Dewan Kepemimpinan Sementara, keputusan telah diambil dan dilaporkan kepada angkatan bersenjata untuk tidak lagi menembakkan rudal ke negara-negara tetangga, kecuali jika mereka meminta untuk menyerang Iran.

Ia berpendapat bahwa masalah negara-negara tetangga harus diselesaikan melalui diplomasi, bukan konfrontasi.(sl)