Pezeshkian: Targetkan Stadion, Musuh Serang Memori Kolektif Rakyat
-
Presiden Iran Masoud Pezeshkian
Pars Today - Presiden Republik Islam Iran menyatakan bahwa penargetan fasilitas olahraga dan infrastruktur publik merupakan bukti permusuhan terhadap martabat, semangat, dan kejayaan rakyat Iran.
Dilansir Pars Today, 14 Mei 2026, Masoud Pezeshkian, Presiden Republik Islam Iran, pada hari Kamis (14/5) dalam kunjungan ke Kompleks Olahraga Azadi berkapasitas 12.000 orang di Tehran, yang hancur total akibat agresi dan serangan Amerika Serikat serta rezim Zionis, menegaskan, "Menyerang kompleks olahraga bukan sekadar menghancurkan struktur atau ruang fisik. Tempat-tempat ini merupakan bagian dari memori historis, identitas nasional, serta simbol perjuangan, harapan, dan kebanggaan pemuda negeri ini."
Pezeshkian menyoroti posisi istimewa Kompleks Olahraga Azadi dalam sejarah olahraga Iran. Ia menambahkan bahwa selama beberapa dekade terakhir, kompleks ini telah menjadi saksi penciptaan prestasi besar, kepahlawanan atlet, serta sukacita dan kebanggaan rakyat Iran.
"Menargetkan tempat semacam ini secara jelas menunjukkan bahwa musuh-musuh rakyat Iran tidak hanya bermusuhan dengan kemampuan pertahanan dan kemajuan ilmiah negara, tetapi juga dengan setiap simbol martabat, vitalitas, persatuan, dan kejayaan bangsa Iran," tegasnya.(Sail)