Eropa Masih Ragu Bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza
https://parstoday.ir/id/news/world-i184480-eropa_masih_ragu_bergabung_dengan_dewan_perdamaian_gaza
Pars Today – Sumber-sumber berita melaporkan bahwa para pejabat dari sejumlah negara Eropa telah menyatakan keraguan untuk bergabung dengan apa yang disebut Dewan Perdamaian Gaza usulan Trump dalam situasi saat ini.
(last modified 2026-01-22T05:49:27+00:00 )
Jan 22, 2026 12:38 Asia/Jakarta
  • Presiden AS Donald Trump
    Presiden AS Donald Trump

Pars Today – Sumber-sumber berita melaporkan bahwa para pejabat dari sejumlah negara Eropa telah menyatakan keraguan untuk bergabung dengan apa yang disebut Dewan Perdamaian Gaza usulan Trump dalam situasi saat ini.

Menurut laporan Kamis (22/01/2026) pagi IRNA mengutip Al Jazeera, Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noël Barrot menyatakan, "Kami setuju dengan implementasi rencana perdamaian yang diajukan oleh Presiden AS, yang kami dukung sepenuhnya, tetapi kami menentang pembentukan organisasi yang akan menggantikan Perserikatan Bangsa-Bangsa."

Di sisi lain, meskipun pemerintah Swedia belum secara resmi menanggapi undangan AS untuk bergabung dengan apa yang disebut Dewan Perdamaian Gaza usulan Trump, Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson mengumumkan di sela-sela Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, bahwa Stockholm tidak akan berpartisipasi dalam Dewan Perdamaian Trump.

Juru bicara Perdana Menteri Belanda Dick Schoofs juga mengkonfirmasi undangan Presiden AS ke Amsterdam untuk bergabung dengan apa yang disebut Dewan Perdamaian Gaza oleh Trump, dengan mengatakan, "Belanda telah menerima undangan, tetapi kami belum mengambil posisi karena masih banyak pertanyaan yang perlu dijawab tentang apa sebenarnya yang dimaksud."

Wakil Menteri Luar Negeri Norwegia Andreas Kravik mengumumkan bahwa negaranya tidak akan berpartisipasi dalam apa yang disebut Dewan Perdamaian Gaza oleh Trump dalam bentuk yang saat ini disajikan.

Dalam hal yang sama, Presiden Rusia Vladimir Putin juga mengumumkan bahwa para pejabat pemerintahnya masih mempertimbangkan undangan Trump untuk bergabung dengan apa yang disebut Dewan Perdamaian Gaza oleh Trump.

Putin mengatakan dalam sebuah wawancara televisi, "Kementerian Luar Negeri (Rusia) telah diinstruksikan untuk mempelajari dokumen-dokumen yang telah dikirim kepada kami dan berkonsultasi dengan mitra strategis kami mengenai masalah ini, dan baru kemudian kami dapat menanggapi undangan ini."

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni juga mengkonfirmasi dalam sebuah pernyataan bahwa ia telah menerima undangan AS untuk bergabung dengan apa yang disebut Dewan Perdamaian Gaza usulan Trump, dan menekankan, "Saya tidak dapat langsung menanggapi undangan ini secara positif karena saya membutuhkan lebih banyak waktu untuk mempertimbangkan proposal ini."(sl)