Anggota Kongres AS: Hentikan Bantuan ke Israel, Perdamaian Langsung Tercapai
https://parstoday.ir/id/news/world-i190892-anggota_kongres_as_hentikan_bantuan_ke_israel_perdamaian_langsung_tercapai
Pars Today - Seorang anggota Partai Republik di Kongres Amerika Serikat mengkritik keras bantuan AS ke rezim Zionis, menegaskan bahwa jika bantuan tersebut dihentikan, perdamaian di kawasan akan segera tercipta.
(last modified 2026-06-03T16:39:14+00:00 )
Jun 03, 2026 23:35 Asia/Jakarta
  • Thomas Massie, anggota Kongres dari Partai Republik yang mewakili negara bagian Kentucky
    Thomas Massie, anggota Kongres dari Partai Republik yang mewakili negara bagian Kentucky

Pars Today - Seorang anggota Partai Republik di Kongres Amerika Serikat mengkritik keras bantuan AS ke rezim Zionis, menegaskan bahwa jika bantuan tersebut dihentikan, perdamaian di kawasan akan segera tercipta.

Melansir Pars Today dari IRNA, 3 Juni 2026, Thomas Massie, anggota Kongres dari Partai Republik yang mewakili negara bagian Kentucky, dalam sebuah unggahan di akun media sosial X (sebelumnya Twitter), menyoroti laporan-laporan yang menyebutkan bahwa serangan rezim Zionis ke Lebanon telah memicu perselisihan verbal antara Donald Trump, Presiden AS, dan Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri rezim tersebut.

Massie menulis, "Semua ini hanya omong kosong."

Ia menambahkan:

"Jika Anda menghentikan bantuan luar negeri ke (rezim) Israel hanya selama satu bulan saja, mereka akan menghentikan pemboman terhadap tetangga-tetangga mereka."

Anggota Kongres dari Partai Republik ini lebih lanjut menyatakan bahwa langkah tersebut akan membawa perdamaian segera ke kawasan, dan menegaskan:

"Dengan cara ini, Selat Hormuz juga akan terbuka kembali, dan harga bensin akan turun 2 dolar per galon."

Massie menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa (rezim) Israel adalah penerima terbesar bantuan dari uang pembayar pajak Amerika.

Pernyataan ini menarik karena datang dari Partai Republik, partai yang secara historis menjadi benteng dukungan tak tergoyahkan bagi Israel. Ini menunjukkan pergeseran tektonik dalam politik luar negeri AS.(Sail)