Harga Minyak Turun Menyusul Optimisme terhadap Kesepakatan Iran dan AS
https://parstoday.ir/id/news/world-i191406-harga_minyak_turun_menyusul_optimisme_terhadap_kesepakatan_iran_dan_as
Pars Today – Jaringan CBS News Amerika mengumumkan bahwa menyusul optimisme terhadap kesepakatan antara Tehran dan Washington, harga minyak turun.
(last modified 2026-06-13T06:29:41+00:00 )
Jun 13, 2026 13:27 Asia/Jakarta
  • Harga minyak turun
    Harga minyak turun

Pars Today – Jaringan CBS News Amerika mengumumkan bahwa menyusul optimisme terhadap kesepakatan antara Tehran dan Washington, harga minyak turun.

Menurut laporan IRNA, jaringan televisi CBS News Amerika pada Jumat (12/6) malam waktu setempat mengumumkan: "Harga minyak ditutup pada hari Jumat ini mendekati level terendah sejak dimulainya perang Amerika melawan Iran; karena pemerintahan Trump telah menyatakan keyakinannya bahwa kedua belah pihak berada di ambang pencapaian kesepakatan yang dapat melanjutkan lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz."

 

Berdasarkan laporan ini, indeks minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI), untuk pengiriman Juli ditutup pada harga di bawah 85 dolar per barel, yang menunjukkan penurunan hampir empat persen dibandingkan awal hari Jumat.

 

Harga indeks ini untuk pengiriman satu bulan kemudian, pada bulan April, mencapai lebih dari 110 dolar per barel; sementara sebelum dimulainya perang, harganya di bawah 70 dolar.

 

Indeks internasional minyak Brent juga hingga pukul 17:45 waktu timur AS, untuk pengiriman Agustus, diperdagangkan pada harga sedikit di bawah 87 dolar per barel, yang menunjukkan penurunan sekitar tiga persen dibandingkan awal hari.

 

"Donald Trump," Presiden AS, pada 11 Juni 2026 (21 Khordad 1405), dalam konferensi pers di Gedung Putih, menyatakan: "Kami baru saja mencapai kesepakatan yang sangat baik tentang perang dengan Iran, dan dokumen-dokumen final akan segera diselesaikan, yang harus dilakukan dalam beberapa hari ke depan. Kemungkinan akan ditandatangani di Eropa, dan ini adalah hal yang baik."

 

Presiden AS mengatakan bahwa ia tidak akan dapat hadir dalam upacara penandatanganan kesepakatan, tetapi J.D. Vance, Wakil Presiden, akan pergi ke Eropa untuk kesepakatan tersebut.

 

Sayyid Abbas Araghchi juga pada 12 Juni 2026 (22 Khordad 1405 Hs) di media sosial X menulis: "Nota Kesepahaman Islamabad belum pernah sedekat ini dengan finalisasi. Sampai selesai dan difinalisasi, media harus menghindari spekulasi tentang isinya. Sejalan dengan pendekatan kami yang bertanggung jawab dan transparan, semua rincian akan dibagikan dengan publik pada waktu yang tepat."

 

Shehbaz Sharif, Perdana Menteri Pakistan, juga pada 12 Juni mengumumkan: "Kami dapat mengkonfirmasi bahwa teks final dan disepakati untuk perdamaian telah tercapai, dan Pakistan sekarang bekerja sama erat dengan kedua belah pihak untuk memfinalisasi langkah-langkah selanjutnya." (MF)