Atwan: Kemenangan Iran Tertulis di Hormuz dan Reruntuhan Tel Aviv
https://parstoday.ir/id/news/world-i192038-atwan_kemenangan_iran_tertulis_di_hormuz_dan_reruntuhan_tel_aviv
Pars Today - Seorang analis Arab, merujuk pada pengakuan mayoritas absolut Zionis atas kemenangan Iran dalam perang, menulis bahwa Selat Hormuz, Bab el-Mandeb, perairan Teluk Persia, dan reruntuhan Tel Aviv adalah saksi atas kemenangan ini.
(last modified 2026-06-25T04:32:36+00:00 )
Jun 25, 2026 11:31 Asia/Jakarta
  • Analis Arab, Abdel Bari Atwan
    Analis Arab, Abdel Bari Atwan

Pars Today - Seorang analis Arab, merujuk pada pengakuan mayoritas absolut Zionis atas kemenangan Iran dalam perang, menulis bahwa Selat Hormuz, Bab el-Mandeb, perairan Teluk Persia, dan reruntuhan Tel Aviv adalah saksi atas kemenangan ini.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip Kantor Berita Mehr, Abdel Bari Atwan, analis masalah regional, merujuk pada publikasi jajak pendapat Zionis yang menyatakan bahwa 92 persen warga Israel menganggap Iran sebagai pemenang perang terbaru, menegaskan bahwa hasil ini menunjukkan bahwa pernyataan Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri rezim Zionis, tentang pencapaian pencapaian besar adalah bohong, dan kemenangan Iran berarti kekalahan pihak lawan, yaitu Donald Trump, Presiden AS, dan Benjamin Netanyahu.

 

Atwan menganggap jajak pendapat ini sebagai tamparan keras bagi kebanggaan Israel, dan menegaskan bahwa hasilnya merupakan konfirmasi lain atas kebodohan Presiden AS, pemerintah dan para penasihatnya tentang penipuan terbesar Israel terhadap mereka, serta kegagalan strategi Israel yang dipromosikan Netanyahu setelah Operasi Badai Al-Aqsa.

 

Berdasarkan laporan ini, pengakuan langsung dan jelas dalam jajak pendapat dari universitas tertua rezim Zionis ini, tidak hanya mengungkap kebohongan Netanyahu, tetapi juga kebodohan Arab dan Amerika serta kepercayaan mutlak pada superioritas intelijen, politik, dan militer Israel.

 

Atwan menganggap rahasia kemenangan ini adalah iman, kepercayaan diri, dan kesiapan serius untuk berjuang dan berkorban untuk melawan agresi dan bertahan sampai titik darah penghabisan. Merujuk pada skandal beberapa rezim Arab yang tidak memahami fakta ini, ia menambahkan bahwa bukti terbesar dari skandal-skandal ini adalah dikeluarkannya pernyataan oleh 21 pemerintah Arab pada hari-hari awal perang yang mengutuk serangan Iran ke pangkalan-pangkalan Amerika di beberapa negara Arab. Sementara itu, negara-negara tersebut tidak berani, bahkan dalam satu kata pun, mengutuk agresi Amerika-Zionis terhadap Iran Islam, pelanggaran kedaulatannya, dan pembantaian ribuan warganya.

 

Atwan, dengan menyatakan bahwa pembuktian kemenangan Iran dalam perang ini tidak memerlukan jajak pendapat dari universitas Israel, menambahkan bahwa kemenangan ini telah tertulis di dinding Selat Hormuz, permukaan perairan Teluk Persia dan Laut Arab, Selat Bab el-Mandeb, serta lingkungan Tel Aviv, Haifa, dan Dimona yang hancur. (MF)