PM Italia Bantah Klaim NATO: 'Kami Tidak Ikut Perang terhadap Iran
-
Giorgia Meloni, Perdana Menteri Italia
Pars Today - Perdana Menteri Italia pada Kamis (25/6) malam menegaskan bahwa negara tidak berpartisipasi dalam perang terhadap Iran.
Melansir Pars Today dari IRNA, 26 Juni 2026, Giorgia Meloni, Perdana Menteri Italia, setelah KTT Antar-Pemerintah Prancis-Italia ke-36, dengan menekankan bahwa Roma tidak pernah terlibat dalam perang Iran, menanggapi pernyataan Mark Rutte, Sekretaris Jenderal NATO, tentang hal ini.
Klaim Rutte: 500 Pesawat Amerika Terbang dari Pangkalan Italia
Rutte dalam wawancara dengan jaringan Fox News menyatakan bahwa negara-negara Eropa anggota NATO, termasuk Italia, secara tidak terbuka telah menyediakan pangkalan-pangkalan mereka untuk mendukung operasi yang disebut "Furious Wrath" (Kemurkaan Dahsyat) oleh Amerika.
Sekretaris Jenderal NATO menambahkan, "Jika Anda melihat Italia, 500 pesawat Amerika terbang dari pangkalan-pangkalan negara ini untuk mendukung operasi Furious Wrath. Angka ini sangat besar."
Meloni: Rutte Mencampuradukkan Masalah yang Berbeda
Meloni menyatakan, "Sekretaris Jenderal NATO telah mencampuradukkan masalah-masalah yang sebenarnya berbeda dan keliru mengartikannya sebagai penerbangan yang diizinkan. Ia kemudian memperbaiki pernyataannya."
Perdana Menteri Italia dengan menyatakan bahwa dalam membicarakan masalah-masalah seperti ini harus berhati-hati, menambahkan bahwa pernyataan "kebetulan" Rutte mungkin memiliki konsekuensi internasional.
"Kami Tidak Terlibat dalam Perang Iran"
Ia menegaskan, "Saya setuju dengan pernyataan Guido Crosetto, Menteri Pertahanan Italia, bahwa Roma tidak berpartisipasi dalam perang terhadap Iran, dan saya menegaskan, kami tidak berpartisipasi dalam perang Iran."
Meloni menambahkan "Selain itu, jika kami berpartisipasi dalam perang Iran, kekecewaan Presiden Amerika tidak akan bisa dijelaskan."
Trump Mengkritik Italia karena TIDAK Berpartisipasi
Rujukan Meloni adalah pada pernyataan Donald Trump, Presiden Amerika, yang telah berulang kali mengkritik ketidakikutsertaan Italia dalam perang terhadap Iran.
Menlu Italia Tolak Klaim Rutte dalam Pembicaraan dengan Araghchi
Dalam konteks yang sama, Antonio Tajani, Menteri Luar Negeri Italia, pada Kamis (25/6) sore melakukan pembicaraan telepon dengan Sayid Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran, dan menolak pernyataan Sekretaris Jenderal NATO tentang penggunaan Amerika dari pangkalan-pangkalan militer Italia dalam operasi militer terhadap Iran.
Insiden ini menyingkap dinamika yang sangat menarik dalam aliansi NATO: ketika Sekretaris Jenderal aliansi sendiri mengklaim bahwa anggota-anggota Eropa berpartisipasi dalam perang, tetapi negara-negara tersebut dengan tegas membantah. Yang paling ironis adalah argumen Meloni: "Jika kami berpartisipasi, kekecewaan Trump tidak bisa dijelaskan." Ini adalah logika yang sangat kuat, Trump sendiri telah mengkritik Italia karena tidak ikut perang, yang berarti Amerika sendiri mengakui bahwa Italia tidak terlibat. Dan tindakan Tajani yang langsung menelepon Araghchi untuk menolak klaim Rutte menunjukkan bahwa Italia sangat serius untuk menjaga hubungan dengan Iran dan tidak ingin dianggap sebagai pihak dalam konflik. Ini adalah momen langka ketika sekutu NATO secara terbuka membantah pernyataan pemimpin aliansinya sendiri.(Sail)