Jelang KTT Ankara, NATO Ungkap Kesepakatan Persenjataan Besar
-
KTT NATO
Pars Today - Menjelang KTT NATO di Ankara, aliansi ini bersiap mengumumkan kontrak-kontrak senilai puluhan miliar dolar. Ini bukan sekadar urusan bisnis, melainkan "pertunjukan" besar untuk meyakinkan Presiden AS, Donald Trump, bahwa Eropa serius meningkatkan anggaran pertahanan dan mengubah komitmen menjadi kekuatan militer nyata.
Melansir IRNA, 7 Juli 2026, KTT yang dijadwalkan pada 7-8 Juli 2026 ini dibayangi oleh kritik tajam Trump terhadap negara-negara NATO Eropa. Ia menuduh mereka tidak cukup membantu AS dalam perang melawan Iran dan tidak memenuhi target pengeluaran pertahanan. Untuk merespons, NATO menjadwalkan pengumuman kontrak-kontrak besar di forum industri pertahanan, tepat sebelum Trump tiba untuk bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Komitmen Nyata dari Negara Anggota
Pengumuman ini bertujuan menunjukkan bahwa permintaan Trump untuk "kesepakatan yang adil" didengar. Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menyebut peningkatan belanja pertahanan Eropa dan Kanada sebagai "sangat mengejutkan", meningkat $90 miliar pada 2025 menjadi lebih dari $570 miliar.
Meskipun detail kontrak dirahasiakan, beberapa pengumuman telah terungkap:
Belanda mengumumkan kontrak dan rencana senilai lebih dari €3 miliar, termasuk kemitraan dengan Belgia di bidang pertahanan udara dan dengan Inggris di bidang kapal angkatan laut.
NATO berencana mengganti armada pesawat pengintai AWACS buatan AS yang sudah menua dengan pesawat GlobalEye buatan Swedia (Saab).
Kehadiran di "KTT yang Sulit"
Pengumuman besar ini merupakan strategi untuk menenangkan Trump dan meredam kritiknya. Namun, hubungan Trump dengan beberapa pemimpin Eropa sedang tegang, termasuk dengan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni. Oleh karena itu, meskipun ada demonstrasi komitmen, hasil KTT ini tetap tidak pasti.(Sail)